
AlurNews.com (Advertorial) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Adi Prihantara mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima audiensi Tim Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-33 T.A. 2024 di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (23/4/2024).
Kedatangan Tim PKDN peserta didik Sespimti Polri ke Provinsi Kepri bertujuan membahas pelayanan publik di Pemerintah Provinsi Kepri guna menuju Indonesia Emas 2045.
Sebanyak 9 peserta didik Sespimti yang hadir rinciannya, 7 di antaranya berasal dari Kepolisian berpangkat Kombes, 1 orang perwakilan TNI AU dan 1 orang dari Kementerian Hukum dan HAM RI.
Baca Juga: Kajati Kepri Terima Kunjungan Tim PKDN Sespimti Polri, Silaturahmi dan Bahas Pilkada Damai
Adi mengatakan untuk menyambut Indonesia emas 2045, sumber daya manusia yang ada di Kepri harus ditingkatkan. Oleh karena itu programnya adalah investasi pada sektor pendidikan dengan memberikan pendidikan gratis kepada generasi muda pada jenjang SMA yang akan mulai dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kepri di tahun depan.
Kemudian memberikan layanan kesehatan yang merata hingga dirasakan oleh masyarakat Kepri yang berada di pulau-pulau terpencil dan terdepan sehingga generasi muda tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, siap bekerjasama dengan semua pihak untuk memperbaiki kawasan ini sehingga betul-betul menjadi berandanya Indonesia,” kata Adi.
Terkait situasi kamtibmas, Adi menjelaskan, salah satu hal yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri adalah bersinergi dengan semua pihak termasuk dengan Polri dan TNI.
“Alhamdulillah, situasi Kepri hingga saat ini, aman dan terkendali. Meskipun ada sedikit gejolak yang terjadi di Batam beberapa waktu yang lalu, namun dapat segera diselesaikan dengan baik,” kata dia.
Ketua Tim PKDN peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-33, Irjen Pol Tomex Korniawan mengapresiasi atas sambutan yang diberikan kepada pihaknya sehingga mendapatkan wawasan dan informasi yang dibutuhkan bagi tugas dan fungsi Polri.
“Kami memperoleh informasi yang cukup komprehensif dari Pemerintah Provinsi Kepri dan tentu menjadi masukan yang berharga bagi perserta didik untuk bekerja lebih baik lagi,” ujarnya. (red)