Balap Liar di Bintan, Polisi Tangkap 3 Pelajar

balap liar di bintan
Polisi tangkap pelaku balap liar di Bintan, Sabtu (6/7/2024). Fotoi: Humas Polres Bintan

AlurNews.com – Akibat balap liar, tiga pelajar dan empat sepeda motor di Bintan ditangkap Polres Bintan. Para pelajar ini tertangkap saat personel Polres Bintan dan Polsek jajaran melakukan patroli gabungan. Patroli gabungan ini tak lepas dari kegiatan keluhan masyarakat terkait balap liar yang dilakukan pra remaja di Bintan.

Kapolsek Bintan Utara AKP Monang P Silalahi mengatakan penangkapan para remaja yang terlibat balap liar itu dilakukan Sabtu (6/7/2024) dini hari.

“Tadi malam personel gabungan mengamankan 4 unit sepeda motor dan 8 orang yang sedang melakukan balap liar di jalan Raya Busung Kecamatan Seri Kuala Lobam, lebih mirisnya lagi dari delapan remaja tersebut 3 orang masih pelajar,” kata Monang, Minggu (7/7/2024).

Ia mengatakan pembubaran dan penangkapan para remaja yang terlibat balap liar itu dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan sekecil-kecilnya. Pembubaran dan penangkapan aksi balap liar tersebut dilaksanakan personel Polres Bintan Polsek Bintan Utara datang dari dua arah jalan yang berbeda.

“Untuk personel Polres Bintan datang dari arah Tanjung Pinang, sedangkan personel Polsek Bintan Utara datang dari arah Tanjung Uban,” kata dia.

Begitu melihat kedatangan personel yang menggunakan kendaraan dinas para pelaku berusaha melarikan diri. Monang mengatakan pihaknya hanya mengamankan sebagian saja dan tidak melakukan pengejaran terhadap yang melarikan diri untuk menghindari kecelakaan.

“Setelah diamankan, kendaraan dan pengemudi dibawa ke Polsek Bintan Utara dan selanjutnya dibawa ke Satlantas untuk diamankan dan dilakukan penilangan,” kata dia.

Setelah dilakukan pendataan di Polsek Bintan Utara, seluruh kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan seperti STNK pun disita. Dari yang diamankan terdapat 3 orang pelajar.

Ia mengingatkan kepada para orang tua agar melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya sehingga tidak ikut aksi balap liar.

“Khusus anak yang masih sekolah kami akan beritahukan kepada sekolahnya masing-masing sebagai bahan penilaian bagi guru dan kepala sekolah tentang perilaku anak didiknya di luar sekolah,” kata Monang.

Ia menyebut balap liar menjadi salah satu penyumbang angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Bintan hingga merenggut nyawa dan sangat mengganggu ketenteraman masyarakat di sekitar.

Ditempat terpisah Kasat Lantas Polres Bintan AKP Khafndi mengatakan untuk kendaraan yang kedapatan melakukan aksi balap liar akan dilakukan penilangan.

“Sepeda motor yang kedapatan melakukan aksi balap liar akan kami tindak dengan ditilang, sedangkan sepeda motornya kami amankan dalam jangka waktu selama 21 hari sampai 30 hari,” ujarnya.

Sepeda motor akan dikeluarkan setelah dilengkapi surat-suratnya dan dilakukan pembayaran tilang di bank. Untuk nilai pembayarannya sesuai dengan aturan denda maksimal hingga Rp2,5 juta. (red)