KPU Sebut Hasil Pemeriksaan Kesehatan Dua Bakal Calon Pilkada Batam Sehat

Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Batam, Adri Wislawawan. (Foto: istimewa)

AlurNews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, sudah menerima hasil pemeriksaan kesehatan dua bakal calon (balon) Kepala Daerah dalam Pilkada 2024. Kedua bakal calon tersebut dinyatakan sehat.

Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Batam Adri Wislawawan mengatakan keduanya adalah Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra (ASLI) dan Nuryanto – Hardi Selamat Hood (NADI).

“Ya, hasilnya dinyatakan mampu dan sehat oleh tim dokter pemeriksa RSBP,” ujar Adri.

Ia menjelaskan usai berkas hasil tes kesehatan diterima, kedua bakal calon kepala daerah akan berproses ke tahap selanjutnya. Yaitu kesimpulan syarat administrasi yang diinformasikan langsung melalui sistem aplikasi pencalonan atau Silon.

“Itu nanti akan disampaikan ke LO mereka,” ujarnya.

Terpisah, Bakal Calon Wali Kota Batam, Nuryanto menyebutkan pihaknya saat ini sedang menunggu pleno hasil kesehatan. Selain itu, pihaknya tengah menyiapkan tim yang akan melakukan sosialisasi.

“Saya pergi ke berbagai undangan masyarakat sudah termasuk dalam tahapan sosialisasi. Katanya Pleno kesehatan seminggu kemudian setelah tes kesehatan,” kata Nuryanto.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Kepulauan Riau menyampaikan dua bakal pasangan calon kepala daerah dalam Pilkada Batam 2024 mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pengusahaan (RSBP) Batam.

Komisioner KPU Kota Batam Bosar Hasibuan mengatakan Nuryanto dan Hardi Selamat Hood mulai menjalani pemeriksaan kesehatan di hari Sabtu (31/8/2024) dan Mimggu (1/9/2024). Sedangkan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra (ASLI) mulai menjalani pemeriksaan kesehatan pada Minggu (1/9/2024) dan Senin (2/9/2024).

Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam bakal melayani pemeriksaan kesehatan peserta pilkada di empat daerah.

“Kami bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum di empat daerah, yaitu Batam, Karimun, Lingga, dan Natuna,” kata Direktur RSBP Batam Sri Rezeki Handayani saat dihubungi di Batam, Jumat.

Sri menyatakan bahwa RSBP Batam telah menyiapkan tim pemeriksa kesehatan yang terdiri atas 17 dokter spesialis, termasuk dokter gigi spesialis, psikolog klinis, serta tim penunjang lainnya.

“Kami telah melakukan konsolidasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Himpunan Psikologi Indonesia (HIMSI), dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) untuk memastikan pemeriksaan berjalan lancar dan komprehensif,” ujar Sri. (roma)