
AlurNews.com – Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang, mengapresiasi semangat warga Rempang yang terus berjuang menjaga tanah mereka.
Hal ini dibuktikan dengan peringatan setahun tragedi Rempang, yang dilakukan warga dari 16 titik Kampung Tua di Jembatan IV Barelang, Sabtu (7/9/2024) lalu. Apalagi perjuangan masyarakat Rempang ini, diiringi banyak tekanan dan teror.
Andri Alatas, Direktur YLBHI-LBH Pekanbaru yang tergabung dalam Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang, berharap semangat warga akan terus ada dan berlipatganda.
Pihaknya selalu bersama masyarakat, selama warga masih ingin dan membutuhkan pendampingan.
“Masyarakat tidak sendiri. Kita akan berjuang bersama untuk menggapai keadilan,” ujarnya, Senin (9/9/2024).
Andri mengingatkan agar kekompakan yang ada di tengah-tengah masyarakat, bisa terus terjaga dan semikin meningkat.
Ia meyakinkan bahwa apa yang dilakukan warga adalah perjuangan konstitusi dan proses itu dilindungi oleh undang-undang.
“Apa yang kita lakukan sampai saat ini, telah berhasil melawan kepentingan pemerintah dan investor bernama PSN Rempang Eco City,” ujarnya. (Nando)
















