Transportasi Masih Jadi Polemik di Batam, Nuryanto: Pemerintah Harus Hadir

Calon Wali Kota Batam, Nuryanto. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Calon Wali Kota Batam nomor urut satu, Nuryanto menilai pentingnya kehadiran Pemerintah Daerah, menyelesaikan polemik transportasi yang masih terjadi hingga saat ini. Tidak hanya di bagian sarana, namun Pemerintah harus turut memikirkan mengenai jenis transportasi yang ditawarkan ke tengah masyarakat.

Nuryanto menilai polemik antara transportasi online dengan taksi konvensional, yang masih terjadi hingga saat ini sebagai salah satu bentuk kurang aktifnya pemerintah.

“Kalau bicara transportasi itu tanggungjawab Pemerintah. Tidak hanya sarana, alur hingga jenis transportasi juga harus diperhatikan. Namun saat ini di beberapa titik masih kita temukan ada masalah terkait transportasi,” ujar Nuryanto ditemui di kawasan Batam Center, Kamis (10/10/2024).

Permasalahan antara online dengan konvensional yang terjadi di pelabuhan Punggur, menjadi satu bukti nyata masih terjadinya masalah di sisi transportasi umum bagi masyarakat.

Nuryanto menekankan, sektor transportasi bagi masyarakat masuk ke dalam sektor kepentingan publik. Untuk itu, Nuryanto mendesak agar Pemerintah dapat segera mendudukkan kedua belah pihak dalam mencari solusi tepat.

“Kalau bukan Pemerintah siapa lagi, tansportasi umum itu adalah kepentingan publik. Pemerintah harus mencari solusi, dan hadir di tengah kedua belah pihak,” tegasnya.

Senada dengan ini, Nuryanto turut menyampaikan rasa prihatin kepada seluruh pengemudi transportasi online di Batam. Hal ini menyusul unjuk rasa terkait masalah tarif yang diberlakukan masing-masing operator.

Dalam hal ini, Nuryanto yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Batam. Juga menyarankan agar Pemerintah dapat mencari cara, agar dapat menjadi fasilitator antara operator dan para pengemudi.

“Permasalahan itu sebenarnya internal. Namun kalau pemerintah mau menjadi fasilitator, bukan tidak mungkin. Untuk itu, kami juga mengharapkan pemerintah dapat mengambil peran,” ujarnya. (Nando)