Klarifikasi Insiden Teluk Bakau, PT SBS: Kami Minta Maaf

Humas PT SBS, Yusuf Lase. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Setelah viral di media sosial beberapa waktu lalu, PT Sarana Bangun Sejahtera (SBS) meminta maaf atas insiden “sikat anggota dewan” yang terjadi di Teluk Bakau, Nongsa, Jumat (6/12/2024) lalu.

Humas PT SBS, Yusuf Lase menyebut insiden yang terjadi beberapa waktu lalu diakibatkan kesalahpahaman antara vendor penyedia alat berat, dengan warga terkait rekomendasi yang diberikan Komisi I DPRD Batam.

Pihaknya juga mengaku baru mengetahui adanya rekomendasi tersebut, setelah permasalahan ini mencuat.

“Kami meminta maaf atas ketidaktahuan kami, kami juga baru mengetahui adanya rekomendasi DPRD Batam. Karena rekomendasi itu ditujukan bukan buat kami, namun kepada perusahaan lain yang kebetulan mengelola lahan tepat di samping lahan yang akan kami kelola di wilayah yang sama,” ujarnya, Kamis (12/12/2024).

Yusuf menyebut, kehadiran pihak vendor di lokasi hanya bermaksud ingin lewat guna mengantar alat berat, yang akan digunakan di bagian lain dari lahan yang tengah bermasalah.

Pihak vendor menyebut telah dua kali mengalami kejadian serupa, setiap akan melintas dari area yang harus melalui wilayah milik perusahaan pengembang lain.

“Mau ke lahan yang akan kami kelola, memang hanya satu jalan melalui jalan dari lahan yang dikelola oleh pihak lain. Kejadian itu sudah kedua kalinya, dan sempat terjadi perdebatan dengan pihak vendor kami,” jelasnya.

Terkait statemen “sikat anggota dewan”, Yusuf juga menyebut pria berbatik yang terekam video, tidak bermaksud menunjukkan pernyataan itu kepada anggota DPRD Batam.

Pihaknya mengira dewan yang kerap disebut warga, merupakan dewan keamanan yang menjaga lahan yang menjadi akses utama bagi alat berat yang akan diantar oleh pihak vendor.

“Vendor kami sekarang ketakutan, awalnya dia menanyakan dewan apa yang dimaksud warga. Karena dia gak tahu dewan, dia hanya tahu DPRD. Maka itu dia menyangka bahwa dewan keamanan dari pihak perusahaan sebelah. Ini hanya kesalahpahaman, dan kami meminta maaf apabila ada pihak yang disakiti,” jelasnya. (Rul)