AlurNews.com, (Advertorial) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) mengaku siap menjadi tuan rumah sebagai lokasi pengobatan bagi warga Gaza Palestina yang menjadi korban perang. Namun saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri, Hendri Kurniadi menuturkan pernyataan ini merupakan sikap dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad yang mendukung seluruh program kemanusiaan.
“Gubernur sudah memberi instruksi bahwa siap menjalankan misi kemanusiaan yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Saat ini kami masih tunggu petunjuk teknis,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (8/8/2025).
Terkait petunjuk teknis yang dimaksud, Hendri menyebut hal ini berupa teknis penyambutan dan pemeriksaan dokumen warga Gaza yang akan tiba di Batam. Serta fasilitas yang harus disediakan oleh Pemprov Kepri selama warga Gaza berada di RSKI Galang.
Hendri menyebut, saat ini pihaknya juga belum memiliki informasi lebih lanjut mengenai pihak yang menjadi penanggungjawab terhadap warga Gaza selama di RSKI Galang, Batam, Kepulauan Riau.
“Kita tahu saudara-saudara kita dari Gaza ini merupakan WNA. Bagaimana nanti penyambutan mereka, dan apa yang harus kami siapkan dari Provinsi,” ujarnya.
Disinggung mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi warga Gaza yang akan datang ke Batam, Hendri juga menyebut belum dapat memberi keterangan pasti. Untuk itu, Pemprov Kepri juga mendesak Pemerintah Pusat terkait teknis pemulangan warga Gaza paska menjalani pengobatan.
“Kemarin ada pernyataan bahwa warga Gaza yang tiba di Batam bersifat sementara. Kami juga meminta petunjuk jelas mengenai berapa lama, dan bagaimana nanti pengurusan prosedur pemulangan saudara-saudara kita nantinya,” ujarnya. (Nando)

















