Dai Muda Diajak Kuasai Media Digital untuk Dakwah Efektif

media digital untuk dakwah
Aktor Ketika Cinta Bertasbih, M Cholidi Asadil Alam. Foto: Kemenag.go.id

AlurNews.com – Aktor Ketika Cinta Bertasbih, M Cholidi Asadil Alam, mengajak para dai muda memanfaatkan media digital dan film untuk sarana dakwah yang ilmiah dan berdampak. Menurutnya, dunia digital kini menjadi “medan utama” dalam membentuk opini publik.

“Media digital itu adalah senjata kita dalam berdakwah. Kalau tidak kita kuasai, ruangnya akan diisi pihak lain,” ujarnya di hadapan 200 peserta Pembibitan Calon Dai Muda Tahun 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (7/8/2025), dikutip dari laman Kementerian Agama.

Cholidi menekankan, film bukan sekadar hiburan, tetapi media yang mampu menginspirasi, mengubah perilaku, bahkan memengaruhi gaya hidup. Ia mencontohkan bagaimana Ketika Cinta Bertasbih menginspirasi banyak orang, termasuk yang menamai anak mereka seperti tokoh dalam film tersebut.

Pengalaman itu, kata Cholidi, menunjukkan kekuatan film dalam membentuk kedekatan emosional yang bisa diarahkan untuk dakwah.

Ia juga menjelaskan, dalam hierarki konten digital, film berada di level tertinggi, diikuti trailer, teaser, hingga video pendek seperti di TikTok. Semua format ini, jika dikelola dengan strategi yang tepat, bisa menjadi saluran dakwah.

Selain di layar lebar, Cholidi kerap berbagi pengalaman dakwah di forum internasional hingga komunitas diaspora, termasuk menggunakan bahasa Inggris. Ia menegaskan, dai muda perlu berani masuk ke ruang digital, publik, dan visual.

Program Pembibitan Calon Dai Muda yang digelar Direktorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama ini diikuti 200 peserta dari seluruh provinsi, bertujuan melahirkan dai yang moderat, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. (red)