Sorotan Keselamatan Jalan di Batam, DPRD Desak Perbaikan Lebih Serius

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Mochammad Mustofa. (Foto: AlurNews.com)
AlurNews.com, Batam – Kondisi jalan rusak di Kota Batam kembali menjadi perhatian serius setelah sejumlah insiden kecelakaan dialami pengendara dalam beberapa waktu terakhir. Kerusakan jalan yang dipicu hujan deras dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat.
Dalam beberapa pekan terakhir, curah hujan tinggi menyebabkan aspal di berbagai ruas utama tergerus dan meninggalkan lubang-lubang cukup dalam. Sejumlah titik yang dilaporkan mengalami kerusakan antara lain kawasan tanjakan sebelum Mall Top 100, ruas Merapi Subur hingga lampu merah Putri Hijau Sagulung, serta area depan Ruko Waheng Centre dekat bundaran Simpang Base Camp.
Akibat kondisi tersebut, kecelakaan lalu lintas pun tak terhindarkan. Pada Senin (2/3/2026) malam, tiga pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh di turunan Bukit Daeng setelah menghantam lubang jalan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden itu menyebabkan kerusakan pada kendaraan, termasuk satu unit motor yang mengalami kerusakan cukup parah.
Menanggapi situasi ini, anggota Badan Anggaran DPRD Batam, Mustofa, menyoroti kualitas perbaikan jalan yang dinilai belum maksimal. Ia menyebut metode tambal sulam yang dilakukan saat ini justru menimbulkan permukaan jalan yang tidak rata dan berpotensi membahayakan pengendara.
“Perbaikan jalan seharusnya memberikan kenyamanan dan keamanan, bukan malah menambah risiko. Banyak tambalan yang bergelombang,” ujarnya.
Mustofa menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Selain melalui anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD, ia juga mendorong pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menangani kerusakan jalan yang bersifat darurat.
Menurutnya, penggunaan BTT sah dilakukan apabila kondisi jalan sudah mengancam keselamatan pengguna. “Kalau sudah membahayakan, itu masuk kategori darurat dan harus segera ditangani,” tegasnya.
Di sisi lain, pemerintah daerah disebut telah mengalokasikan anggaran peningkatan kualitas jalan di beberapa titik strategis. Salah satunya proyek perbaikan Jalan S. Parman yang direncanakan segera dikerjakan setelah melalui tahap survei lapangan oleh dinas terkait.