AlurNews.com – Warga di RW 016, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, mengeluhkan sampah rumah tangga yang tak kunjung diangkut. Kondisi tersebut disebut warga sudah berulang kali terjadi dan membuat warga resah.
Ketua RW 016 Tanjung Buntung, Sopandi mengatakan pengangkutan sampah di lingkungannya kerap tidak dilakukan secara rutin. Bahkan, warga disebut harus lebih dulu menghubungi pihak terkait agar sampah diangkut.
“Sudah stres dengan sampah di lingkungan. Masa mau diangkat harus chat dulu, baru diangkat. Setelah itu hilang lagi,” ujar Sopandi.
Baca Juga:Â Pengelolaan Sampah Dinilai Baik, Kepri Dapat Insentif Rp1,5 MiliarÂ
Menurutnya, kondisi sampah yang menumpuk seperti saat ini biasanya berlangsung lebih dari dua minggu. Ia mengaku sudah berulang kali berkoordinasi dengan pihak terkait sejak Juli 2026, namun persoalan tersebut kembali terjadi.
“Saya sudah koordinasi dari Juli, tapi diangkut sekali, kemudian seperti itu lagi. Agustus saya WhatsApp lagi, baru diangkut,” katanya.
Sopandi menyebut, pihak yang bertanggung jawab di lapangan sempat memberikan alasan kendaraan pengangkut mengalami kerusakan. Namun, ia mengaku mendapat informasi dari warga bahwa kendaraan tersebut masih digunakan untuk keperluan lain.
“Kemarin alasannya mobil rusak. Padahal ada informasi dari warga yang melihat mobilnya dipakai orang lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun penanggung jawab pengangkutan sampah. Namun, menurutnya, keluhan tersebut belum mendapatkan penyelesaian yang membuat pengangkutan kembali berjalan rutin.
“Sudah kami sampaikan ke DLH dan pihak penanggung jawab lapangan. Bahkan chat-chat kami dari dulu masih ada,” katanya.
Sopandi mengatakan warga sebenarnya bersedia memberikan iuran lebih apabila pelayanan pengangkutan sampah dapat dilakukan secara rutin dan konsisten.
“Kita sudah sampaikan, kami kasih lebih uang bulanan kalau mereka bisa komitmen. Tapi masih juga tidak,” ujarnya.
Dia berharap persoalan pengangkutan sampah di wilayah RW 016 segera mendapat perhatian dan solusi. Menurutnya, warga sudah berulang kali menyampaikan keluhan, namun persoalan serupa kembali terjadi.
“Saya sudah baik-baik menghadap ke sana, tapi seperti tidak ada peduli. Jawabannya di WhatsApp begitu-begitu saja,” katanya. (Nando)


















