194 Guru PJOK SD Negeri se- Pekanbaru Ikuti Pelatihan SKJ Pelajar

pelatihan SKJ Pelajar
Guru POJK tingkat SD negeri se-Pekanbaru mengikuti pelatihan SKJ pelajar. Foto: AlurNews.com/Golan

AlurNews.com – Sebanyak 194 guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (POJK) tingkat SD negeri se-Pekanbaru mengikuti pelatihan senam kebugaran jasmani (SKJ) pelajar, Kamis (2/2/2023) di Hotel Grand Central Jalan Sudirman Pekanbaru.

Kegiatan tersebut ditaja oleh Dispora Kota Pekanbaru dan dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Pekanbaru, yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Maskur Tarmizi.

Dalam sambutannya Maskur Tarmizi, menyampaikan, derajat kehidupan yang sehat adalah dengan selalu menjaga beberapa hal yakni lingkungan yang sehat (40%), pola hidup yang sehat (30%), pelayanan kesehatan (20%) dan genetik (10%).

Baca juga: K3S Pisah Sambut Kadisdik Pekanbaru, Gimin: Kita Harus Loyal dan Patuh

Didalam pola hidup sehat tentunya harus dengan berolahraga.Ia berharap dengan adanya pelatihan SKJ bagi pelajar ini, dapat meningkatkan derajat kesehatan bagi guru dan anak didiknya.

“Di samping pembinaan intelektual anak didik, dibutuhkan juga jiwa dan pemikiran yang sehat bagi, tentunya dengan berolahraga rutin dalam bentuk SKJ di sekolah. Hal inilah yang perlu kita terapkan dalam proses belajar oleh satuan pendidikan,” jelasnya.

Maskur membeberkan, di tahun 2023 Pemko mengalokasikan 24 persen APBD untuk pendidikan agar meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.

Beberapa pembangunan juga akan dilakukan, seperti pembangunan 2 Unit Sekolah Baru (USB) setingkat SMP juga akan dibangun 20 Ruang Kelas Baru (RKB), tak ketinggalan kesejahteraan guru, dengan membuka 377 formasi ASN PPPK pada tahun 2022, yang terbanyak formasi guru sebanyak 260 orang.

“Sisanya untuk tenaga kesehatan dan teknis,” tambah Maskur.

Plt Kadispora Kota Pekanbaru Alex Kurniawan, menyampaikan terimakasih kepada jajarannya yang telah menata sedemikian rupa, sehingga acara pembukaan pelatihan dapat terlaksana sesuai dengan harapan.

kepada guru yang hadir, ia berharap agar kelak dapat menerapkan apa yang dipelajari dari Instruktur, bisa menjadi ilmu yang berguna bagi diri sendiri terlebih buat anak didiknya di Sekolah.

“Kegiatan ini tidak mudah dalam pelaksanaannya karena berlangsung selama 3 hari (2-4 Februari 2023), juga apresiasi kami kepada Instruktur dari IOSKI Riau, yang berkenan melatih para guru,” ujarnya.

Alex juga berharap, para guru yang sudah mengikuti latihan, kelak dapat mempraktikannya kepada anak didiknya dengan mengatur sedemikian rupa waktunya, sehingga tidak mengurangi waktu pelajaran yang sudah ada.

“Pelatihan SKJ pelajar ini, bukan hanya bagi guru SD saja, kami akan jadwalkan juga bagi guru SMP nantinya, dengan harapan dapat diterapkan di setiap jenjang sekolah sesuai tanggung jawab Pemerintah Kota yaitu SD dan SMP,” ujarnya. (Golan)