Sudah Lima Jam, Proses Evakuasi Sopir Truk Molen Masih Berlangsung

Truk Molen terjun ke pemukiman warga di Bengkong Harapan I, Kota Batam, Senin (15/5/2023). (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Proses evakuasi terhadap sopir truk molen yang mengalami kecelakaan tunggal di kawasan pemukiman Bengkong Harapan I, Bengkong, Batam, Kepulauan Riau masih terus berlanjut.

Pantauan di lokasi, sopir truk yang diketahui kerap dipanggil dengan sebutan Sihotang, hingga saat ini masih terhimpit di bagian bangku pengemudi.

“Sejak dari kejadian ini sudah hampir lima jam sopir terjepit di kursi penumpang,” jelas salah satu warga yang turut membantu proses evakuasi, Senin (15/5/2023) sore.

Baca juga: Rem Blong, Truk Molen Terjun Bebas ke Pemukiman Warga di Bengkong Harapan I

Untuk proses evakuasi sendiri, kini petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota (Pemko) Batam, dan Basarnas Kota Batam juga terlihat telah berada di lokasi.

Untuk mempercepat proses evakuasi, tim Basarnas terlihat menggunakan beberapa alat khusus.

“Posisi pengemudi soalnya terjepit di bagian kaki dan sulit untuk dievakuasi segera. Alat ini untuk membantu membuat ruang, sehingga korban bisa ditarik dan dibawa ke rumah sakit,” terang salah satu petugas Basarnas.

Sebelumnya diketahui, satu unit truk molen bermuatan semen terjun bebas, dan terbalik di pemukiman warga Bengkong Harapan I, Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, Senin (15/5/2023) pagi.

Pantauan di lokasi, truk molen bermuatan semen ini diketahui mengalami kecelakaan sekitar pukul 09.30 WIB. Dari informasi yang dihimpun di lapangan, diduga rem bus mengalami kerusakan saat bus tengah melintas di wilayah Bengkong Jaya.

“Truk itu jatuh dari atas. Disini sudah beda tempat mas. Dia jatuh dari atas (Bengkong Jaya). Tiba-tiba meluncur ke bagian bawah, dan kami terkejut karena suara dentuman yang keras,” ujar Fatmawati salah seorang warga Bengkong Harapan I saat ditemui di lokasi, Senin (15/5/2023) siang. (Nando)