Bintan Buka Seleksi Beasiswa Dokter Spesialis Anak dan Jantung

Beasiswa Dokter Spesialis Bintan
Ilustrasi. Pemkab Bintan membuka seleksi beasiswa pendidikan dokter spesialis. Foto: Pixabay

AlurNews.com – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kesehatan membuka seleksi penerimaan Beasiswa Pendidikan Kedokteran Tahun 2026. Program ini ditujukan bagi dokter umum berstatus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bintan yang ingin melanjutkan pendidikan dokter spesialis.

Program beasiswa tersebut menjadi yang pertama digelar Pemkab Bintan sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan rujukan dan meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Bintan.

Tahun ini tersedia tiga kuota beasiswa, terdiri atas dua kuota untuk Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anak dan satu kuota untuk PPDS Jantung dan Pembuluh Darah.

Penerima beasiswa akan memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp200 juta per tahun selama empat tahun masa studi. Sebagai konsekuensinya, peserta yang lolos wajib mengabdi di RSUD Bintan minimal selama 20 tahun setelah menyelesaikan pendidikan.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, melalui Kepala Dinas Kesehatan Bintan, Retno Riswati, mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bintan dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui skema sharing budget.

Dari total tiga kuota yang tersedia, dua kuota dibiayai Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, sedangkan satu kuota berasal dari APBD Kabupaten Bintan.

“Pendaftaran sudah dimulai hari ini. Baik Dokter Umum di RSUD maupun Puskesmas yang ada di Bintan, silahkan menyimak seluruh syarat dan ketentuan yang sudah diinformasikan melalui link resmi. Seleksinya nanti mulai dari administrasi, psikotes sampai wawancara,” ujar Retno, Selasa (26/5/2026), dikutip dari laman resmi Pemkab Bintan.

Tahapan seleksi meliputi pendaftaran dan seleksi administrasi pada 26-31 Mei 2026, pengumuman hasil administrasi pada 2 Juni 2026, psikotes pada 3 Juni 2026, wawancara pada 5 Juni 2026, serta penetapan hasil akhir pada 10 Juni 2026.

Retno mengimbau seluruh peserta mencermati persyaratan yang telah ditetapkan agar proses pendaftaran berjalan lancar. Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Bintan.

“Ikhtiar ini sekaligus menjadi wujud dari komitmen Pemkab Bintan dalam menjamin fasilitas kesehatan serta tenaga medis yang mumpuni, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Kita ingin memenuhi kebutuhan semua dokter spesialis di pusat pelayanan kesehatan kita,” kata dia. (red)