Momentum Emas Setengah Abad Yayasan Marga Ang, Bang Boi: Teladan Persatuan Dalam Keberagaman

Yayasan Marga Ang yang dipimpin oleh Ketua Pak Cik Ahok juga memberikan plakat kepada Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karimun, Zaizulfikar. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan semangat persatuan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Yayasan Marga Ang yang digelar meriah di Binaria, Minggu (7/6/2026).

Momentum emas setengah abad perjalanan organisasi tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus peneguhan komitmen untuk terus berkontribusi bagi pembangunan masyarakat, menjaga nilai-nilai kebersamaan, serta memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Perayaan yang dihadiri oleh para pengurus, tokoh masyarakat, sesepuh marga, generasi muda, serta berbagai unsur masyarakat tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.

Dalam kesempatan itu, Yayasan Marga Ang yang dipimpin oleh Ketua Pak Cik Ahok juga memberikan plakat kepada Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karimun, Zaizulfikar sebagai bentuk apresiasi atas perhatian, dukungan, dan kontribusinya dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat.

Pria yang akrab disapa Bang Boi ini pun menyampaikan rasa syukur dan penghormatan atas penghargaan yang diberikan kepadanya.

Menurutnya, plakat tersebut bukan semata-mata ditujukan kepada dirinya secara pribadi, melainkan merupakan simbol dari semangat kebersamaan yang selama ini dibangun antara berbagai kelompok masyarakat dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-50 kepada Yayasan Marga Ang. Lima puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini adalah bukti nyata bahwa Yayasan Marga Ang mampu menjaga eksistensi, kekompakan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat secara konsisten dari generasi ke generasi,” ujar Bang Boi.

Ia menilai, keberadaan Yayasan Marga Ang selama ini telah memberikan kontribusi yang sangat positif dalam memperkuat nilai-nilai sosial, budaya, dan kemasyarakatan.

Organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah silaturahmi keluarga besar marga Ang, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan sosial yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Bang Boi, di tengah dinamika kehidupan sosial yang semakin kompleks, keberadaan organisasi kemasyarakatan yang mampu menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan persaudaraan menjadi aset yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia.

“Saya melihat Yayasan Marga Ang telah menunjukkan bagaimana sebuah organisasi berbasis kekeluargaan dapat berkembang menjadi organisasi yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ini merupakan teladan yang baik dalam membangun masyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai kebhinekaan,” katanya.

Lebih lanjut, Bang Boi memberikan apresiasi khusus kepada kepemimpinan Pak Cik Ahok yang dinilainya mampu membawa Yayasan Marga Ang tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi organisasi.

Menurutnya, kepemimpinan yang visioner dan adaptif sangat diperlukan agar organisasi dapat terus berkembang sekaligus memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat luas.

“Di bawah kepemimpinan Pak Cik Ahok, saya melihat Yayasan Marga Ang memiliki semangat untuk terus maju, membangun solidaritas, serta meningkatkan kontribusi sosialnya. Kepemimpinan yang kuat dan terbuka seperti ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.

Bang Boi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani semangat persatuan yang ditunjukkan oleh Yayasan Marga Ang selama lima dekade terakhir.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah dan bangsa tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta seluruh komponen bangsa.

Lebih lanjut dia, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan kemajuan yang berkelanjutan.

“Kemajuan daerah hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat bersatu dan bekerja sama. Saya melihat Yayasan Marga Ang telah menunjukkan contoh nyata bagaimana semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kepedulian sosial dapat menjadi kekuatan besar untuk membangun lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap agar generasi muda keluarga besar Marga Ang dapat terus melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.

Dirinya menyebut tantangan zaman yang semakin modern harus dihadapi dengan inovasi, pendidikan yang baik, serta komitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.

“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan nilai-nilai kebersamaan yang telah dibangun selama 50 tahun ini. Saya berharap Yayasan Marga Ang terus melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Bang Boi kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Yayasan Marga Ang atas pencapaian bersejarah tersebut.

Ia berharap organisasi tersebut semakin maju, semakin solid, dan semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa Indonesia.

“Lima puluh tahun adalah tonggak sejarah yang membanggakan. Semoga Yayasan Marga Ang terus menjadi rumah besar yang mempersatukan, menjadi inspirasi dalam membangun persaudaraan, serta menjadi mitra strategis dalam menciptakan masyarakat yang damai, sejahtera, dan berkeadilan. Selamat ulang tahun ke-50 Yayasan Marga Ang. Teruslah berkarya untuk Indonesia,” pungkas Bang Boi.