
AlurNews.com – Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Minggu (11/10/2026) mengganggu aktivitas warga dan merusak permukiman. Kondisi semakin parah setelah tanggul di Kampung Marlempang, Kecamatan Bendahara, dilaporkan bocor hingga menyebabkan air meluap ke desa-desa di sekitarnya.
Merespons kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir. Perusahaan juga memberikan tambahan makanan (extra fooding) untuk mendukung kebutuhan tim satuan tugas (satgas) dan relawan yang terlibat dalam penanganan bencana.
Bantuan disalurkan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang dan pemerintah daerah setempat, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal.
Kecamatan Bendahara menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir. Curah hujan tinggi menyebabkan debit air meningkat, sementara kebocoran tanggul di Kampung Marlempang memperburuk kondisi dengan memicu luapan air ke wilayah permukiman sekitar.
Camat Bendahara, Sandi Suendri mengapresiasi bantuan yang diberikan Pertamina Patra Niaga untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Bendahara yang menjadi korban banjir di Aceh Tamiang. Bantuan ini sangat berarti bagi proses pemulihan masyarakat,” ujar Sandi.
Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, Juli Darmabakti, mengatakan bantuan tersebut telah diantarkan ke kecamatan yang paling terdampak.
Selanjutnya, pemerintah kecamatan akan mendistribusikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
“Hari ini kita telah mengantarkan bantuan ke kecamatan paling terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang. Selanjutnya dari kecamatan akan langsung mendistribusikan kepada masyarakat yang terdampak. Terima kasih kepada Pertamina atas bantuan yang telah diberikan,” kata Juli.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan keterlibatan perusahaan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Menurut Fahrougi, Pertamina tidak hanya menjalankan peran dalam distribusi energi, tetapi juga berupaya hadir membantu masyarakat ketika menghadapi situasi darurat.
“Melalui aksi tanggap darurat bencana ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya. (Nando)
















