Datangi KPK, SRK Laporkan Dugaan Korupsi dan Kasus Mobil Bodong di Batam

BATAM – Akhmad Rosano Ketua umum DPP Suara Rakyat Keadilan (SRK) bersama jajarannya tampak mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jum’at, 14/8/20.

Kedatangannya ke KPK tersebut, diungkapkannya untuk melaporkan berbagai hal termasuk dugaan korupsi yang ada di kota Batam.

Bahkan kata dia, ada delapan (8) poin berupa dokumen penting yang telah disampaikan ke pihak KPK secara resmi.

“Salah satunya adalah terjadinya penggelapan pajak dari kasus mobil bodong di Batam hingga puluhan Miliar Rupiah di tahun 2010 yang lalu. Dan tersangkanya belum ditetapkan serta belum ditangkap, nanti yang lainnya saya akan buka juga untuk publik,” Jelas Ketua SRK dikantor KPK, Jumat 14/8/2020 pagi.

“Mobil bodong dan Buronan (DPO) Mabes Polri yang terhenti ada 7 orang termasuk inisial RD dan PT WIN MOTOR kami laporkan karena KPK punya kewenangan ada di situ terkait pajak pajak mobil bodong yang jumlahnya sangat fantastis,” jelas Rosano.

“Belum lagi pengadaan mobil Altis DPRD yang harganya baru, padahal sebagian mobil second yang buku panduannya bukan dari Jepang tapi di buat di Malaysia dimasa walikota NK,” kata dia lagi.

Usai menyerahkan dokumen atau berkas laporan nya ke pihak KPK, Akhmad Rosano bersama jajarannya langsung menggelar aksi di depan kantor KPK. Hal itu untuk memberikan dukungan dan dorongan terhadap KPK agar segera menindaklanjuti laporan dari pihaknya tersebut.

“Kami sudah Laporkan secara keseluruhan, kita tunggu saja tindakan selanjutnya dari KPK, kami yakin dan percaya, dengan kepropesionalan KPK dalam menangani kasus-kasus seperti ini bisa segera dituntaskan secepatnya”, tutup Rosano.

Selain mendatangi gedung KPK, SRK juga sebelumnya telah mendatangi Mabes Polri, Jaksa Agung, Ombudsman RI di Jakarta, Bawaslu RI serta DKPP RI.

Hingga saat ini, media AlurNews.com menunggu pihak SRK untuk membuka secara gamblang, 8 poin dokumen penting yang telah dilaporkan ke pihak KPK.(red)