Mengungkap Pelaku Penembak Haji Permata, Polisi Telah Periksa 3 Orang

Polda Kepri
Kombes Pol Harry Goldenhardt (Ft.istimewa)

BATAM,AlurNews.com – Terkait kasus penembakan yang dilakukan oleh oknum Bea dan Cukai yang menewaskan almarhum Haji Permata pengusaha asal Batam, pihak Polda Kepri telah memeriksa tiga orang.

Pemeriksaan terhadap ketiga orang itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt.

“Iya benar,” kata Kombes Pol Listyo Harry dihubungi melalui pesan whatsAppnya, Rabu, 20/1/21.

Ketiga orang yang diperiksa oleh pihak Polda Kepri, yakni merupakan saksi hidup yang ikut satu speed boat dengan almarhum Haji Permata. “Dari pihak pelapor,” ungkapnya.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi tersebut, kasus kematian Haji Permata yang telah dilaporkan sebelumnya oleh pihak keluarga. Akan dilimpahkan ke Polda Riau.

Sebab, kata dia, kasus lokasi kejadian terjadi insiden penembakan tersebut berada di wilayah hukum Polda Riau.

“”Polda Riau, karena locus delicti nya ada di wilayah Riau,” jelas Kabid Humas Polda Kepri itu.

Dalam berita sebelumnya, almarhum Haji Permata meninggal dunia pada 15 Januari 2021 lalu, akibat ditembak oleh oknum petugas patroli Bea dan Cukai.

Saat itu, speed boat pancung yang ditumpangi almarhum Haji Permata cs dikejar oleh Kapal patroli Bea dan Cukai Kepri dan Tembilahan.

Almarhum Haji Permata tertembak dibagian dada, dua peluru bersarang di bagian tubuhnya.

Sementara itu, tak hanya Haji Permata yang menjadi korban penembakan tersebut. Bahar salah satu tekong almarhum Haji Permata juga ikut tewas setelah menerima tembakan dari oknum petugas patroli Bea dan Cukai.

Bahar mengalami luka tembak di bagian Kepala. Bahar sempat dilarikan kerumah sakit dan kritis dari sejak 15 Januari 2021, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa, 19 Januari 2021 malam, sekira pukul 18:51 wib di salah satu Rumah Sakit di Jambi.

Hingga saat ini, belum diketahui siapa sosok pelaku penembak almarhum Haji Permata dan Bahar.

(Red)