Ganjar angkat bicara
Terkait hal ini, Ganjar akhirnya angkat bicara. Dengan santai Ganjar menyatakan, akan jadi orang terdepan untuk menyambut Puan jika nanti Ketua DPP PDI-P itu berkunjung ke Jateng.
“Siap nanti kalau (Puan Maharani) ke Jawa Tengah, saya sambut paling depan,” kata Ganjar yang lantas tertawa, Minggu (13/2/2022).
Setelahnya Ganjar langsung masuk ke mobilnya dan tak berkomentar apa pun lagi.
Rivalitas menuju pilpres
Sebelum peristiwa ini, hubungan Puan dengan Ganjar juga sempat memanas.
Pada Mei 2021, Ganjar tak diundang dalam sebuah acara rangkaian HUT ke-48 PDI-P yang digelar di Panti Marhaen Semarang.
Acara tersebut dihadiri oleh Puan selaku Ketua DPP PDI-P. Dalam rundown acara tertulis bahwa semua kepala dan wakil kepala daerah se-Jawa Tengah diundang, kecuali Ganjar.
Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah Bambang Wuryanto bahkan sempat terang-terangan mengatakan bahwa tidak diundangnya Ganjar di acara PDI-P adalah karena Gubernur Jateng itu berambisi maju dalam Pilpres 2024.
“Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter, ojo keminter (Kalau kamu pintar, jangan sok merasa pintar),” kata Bambang, Sabtu (22/5/2021).
Tak hanya itu, dalam acara yang Ganjar tak diundang, Puan menyinggung pemimpin yang hanya muncul di media sosial.
Puan mengatakan, sosok pemimpin yang layak menjadi capres ialah orang yang bekerja di lapangan, bukan di media sosial.
















