
AlurNews.com, Jakarta – Aliansi BEM SI bersama elemen masyarakat mengadakan aksi demo mahasiswa hari ini Kamis (21/04/2022).
Aksi demo mahasiswa ini dibagi menjadi dua titik lokasi di Jakarta, yaitu di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya dan. depan gedung DPR/ MPR
Polisi mengklaim demo 21 April dilakukan mahasiswa dan buruh berjalan dengan tertib. Massa menyampaikan aspirasi di gedung DPR/MPR dan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat hari ini Kamis (21/4).
“Kedua tempat itu sampai saat ini saya menyampaikan sampai pukul 17.50 WIB semua aksi demonstrasi di dua tempat tersebut telah selesai,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, Kamis (21/4).
Sekitar 1.600 massa diperkirakan ikut berunjuk rasa. Setelah demo mahasiswa pada 11 April lalu gagal mencapai kesepakatan, kali ini mahasiswa dan para buruh bersatu untuk memperjuangkan tuntutan mereka kepada pemerintah.
“Aksi unjuk rasa diikuti 1.000 mahasiswa di Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat. Sedangkan di gedung DPR/MPR terdapat 600 orang dari elemen mahasiswa dan buruh.” Kata Zulpan
Zulpan mengapresiasi mahasiswa dan elemen buruh yang menyuarakan aspirasi secara tertib dan mematuhi aturan yang berlaku. Sebagaimana Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Adapun, batas waktu unjuk rasa sampai pukul 18.00 WIB.
“Jadi secara umum kegiatan ini berjalan dengan lancar, terkendali dengan aman,” ujar dia.
Ada 7 tuntutan yang dilayangkan kepada pemerintah dari mahasiswa dan buruh yang berunjuk rasa.
- Mahasiswa mendesak untuk menindak tegas penjahat konstitusi dan menolak wacana perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo,
- Mendesak pemerintah agar menurunkan harga kebutuhan pokok dan atasi ketimpangan ekonomi,
- Menindak tegas segala tindakan represif terhadap masyarakat sipil dengan mekanisme yang ketat dan tidak diskriminatif,
- Mahasiswa meminta Pemerintah mewujudkan pendidikan ilmiah yang gratis dan demokratis,
- Pemerintah diminta segera mengesahkan RUU Prorakyat dan menolak rancangan RUU yang mendukung adanya oligarki,
- Menuntut pemerintah untuk mewujudkan reforma agraria sejati,
- Menuntut pemerintah untuk menuntaskan seluruh pelanggaran HAM.
Kadiv. Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan aparat kepolisian akan bertindak humanis untuk mencegah penyusup demo yang disertai aksi anarkis.
“Di tengah bulan suci Ramadhan mari bersama-sama saling menghormati dan menjaga situasi kamtibmas Jakarta tetap kondusif,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 21 April 2022.
(HS)

















