Gelar Bukber, ISP UNHAS Batam dan IKATEK UNHAS Sumatera Targetkan Pengembangan Industri Perkapalan

Irwan menerangkan, dalam tiga tahun terakhir industri perkapalan di Batam masih dalam kategori “sexy”.

“Dalam tiga tahun terakhir di masa pandemi dan paska pandemi. Industri galangan kapal sangat tinggi. Hingga saat ini bahkan ada pesanan untuk pembuatan kapal sampai tahun depan, semua sudah full book,” paparnya.

Irwan juga mengharapkan agar para lulusan Unhas dapat melahirkan ide dan gagasan, yang dapat membantu agar Batam tetap mempertahankan posisinya.

“Iklim ini harus dipertahankan. Dari pemerintah juga harus memberikan perhatian lebih serius di industri kapal. Batam ini hadir untuk mengakomodir kebutuhan industri. Jangan sampai visi dan misi ini beralih. Sehingga industri perkapalan di Batam ini mati,” pintanya.

Selain itu, dengan besarnya peran sertanya para alumni Unhas di bidang industri perkapalan. Pihaknya membentuk suatu program agar Unhas kedepan dapat memiliki kawasan galangan sendiri.

“Alumni Unhas disini dari bawah hingga top maneger sudah ada. Tinggal ownernya saja yang belum ada. Kita sudah diskusikan bahwa programkan. Insya Allah kita bisa punya galangan kapal sendiri suatu saat nanti,” katanya.