Pulau Rempang Dibagi dalam 7 Zona
Sebagai The New Engine of Indonesian’s Economic Growth yang berkonsep ‘Green and Sustainable City’, PT MEG akan mengembangkan Pulau Rempang menjadi tujuh zona sebagai berikut :
- Rempang Integrated Industrial Zone
- Rempang Integrated Agro-Tourism Zone
- Rempang Integrated Commercial and Residential
- Rempang Integrated Tourism Zone
- Rempang Forest and Solar Farm Zone
- Wildlife and Nature Zone
- Galang Heritage Zone
Selain itu, di kawasan Rempang Eco City juga akan di bangun Menara Rempang sebagai mercusuar menuju Rempang Kota Madani bertaraf internasional dengan nilai investasinya ± Rp 30 Triliun.
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

“Ini sebuah pencapaian yang baik. Pertumbuhan ekonomi Batam ke depan bakal terus meningkat seiring potensi investasi yang saat ini akan terus direalisasikan”
“Kemajuan Kota Batam ini adalah suatu hal yang sudah kita nantikan. Kalau dilihat dari Singapura, saya ingin Batam menyala”
“Pengembangan Kawasan Rempang ini diharapkan bisa meningkatkan realisasi investasi Kota Batam ke depan. Saya berharap, Kepala BP Batam bisa mengawal ini dan menjadikan Batam sebagai pusat investasi negeri kita”

Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi
“Saya bersama Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam sudah bertemu langsung dengan masyarakat Rempang. Saya sampaikan ke masyarakat bahwa rencana pengembangan ini harus dilakukan dalam mendorong investasi”
“Keterlibatan masyarakat akan maksimal. Industri di sana nantinya akan membuka sekitar 30 ribu lapangan pekerjaan. Masyarakat Kepri, khususnya dari Pulau Rempang akan menjadi prioritas. Ini menjadi fokus pemer- intah dalam memberikan harapan kepada generasi penerusnya”
“Bukan asal relokasi, tapi masyarakat juga akan diberikan tanah seluas 500 meter dengan rumah type 45 dengan akses jalan yang baik agar aktivitas bisa berjalan. Hak-hak rakyat tetap dihargai. Apalagi rakyat yang sudah punya alas hak seperti punya sertifikat”

Muhammad Rudi Walikota/Kepala BP Batam
“Percepatan pembangunan kawasan Rempang diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam”
“Masih banyak anak-anak kita yang belum bekerja. Saya ingin, pembangunan serta pengembangan investasi bisa berdampak langsung terhadap generasi muda Kota Batam”
“Kita harus siapkan man power planning. Saya akan berkomunikasi dengan beberapa universitas untuk menyiapkan pendidikan vokasi. Jadi, anak-anak kita bisa berpeluang untuk turut aktif dalam pembangunan Kota Batam”
“Pusat pelatihan dan pendidikan untuk warga dan anak tempatan menjadi penting agar mereka bisa berkontri- busi membangun Pulau Rempang. Kita berharap, ekonomi masyarakat juga ikut tumbuh”
“Pengembangan kawasan Rempang juga diharapkan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan pendekatan menjembatani masa lalu, masa kini, dan masa depan”

Ansar Ahmad, Gubernur Kepulauan Riau
“Kita wajib menjaga iklim investasi di Batam. Peluang emas ini jangan sampai kita lewatkan”
“Komitmen kita bersama adalah mengawal pengembangan Kawasan Rempang. Pengembangan Rempang Eco-City ini merupakan Program Strategis Nasional. Artinya proyek ini punya eskalasi ekonomi yang luas”.

Irjen Pol Tabana Bangun, Kapolda Kepri
“Ini adalah sebuah pekerjaan besar dan harus dikelola dengan baik. Tidak ada sebuah pekerjaan tanpa persoalan. Pembangunan sangat dibutuhkan untuk kemajuan suatu daerah”

Jumaga Nadeak, Ketua DPRD Kepri
“Kami sangat mendukung pengembangan kawasan ini guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke depan. Tata kelola juga harus dipaparkan secara detail agar masyarakat juga mengetahui pengembangannya”

















