Berdekatan dengan Imlek, Suara Caleg Tionghoa Diprediksi Berkurang

suara caleg tionghoa
Anggota DPRD Kota Batam Lik Khai. Foto: AlurNews.com/Nando

AlurNews.com – Momen Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 10 Februari 2024, berdekatan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada 14 Februari 2024, dikhawatirkan akan mempengaruhi perolehan suara calon legislatif (caleg) dari konstituen masyarakat Tionghoa.

Tradisi pulang kampung saat Imlek diprediksi akan menyebabkan berkurangnya jumlah pemilih dari kalangan Tionghoa. Hal ini diungkapkan oleh beberapa caleg di Kota Batam yang merupakan keturunan Tionghoa.

Lik Khai, Anggota DPRD Kota Batam dari fraksi Partai Nasdem memperkirakan 20 persen warga Tionghoa akan pulang kampung saat Imlek, meskipun sebagian besar sudah menetap di Batam.

Baca Juga: Baliho Politik di Ranah Publik Dianggap Kurang Efektif dan Potensi Media Sosial

“Kami hanya bisa mengimbau agar warga Tionghoa tetap berada di Batam pada momen Pemilu tahun ini untuk menggunakan hak pilihnya. Tapi kami tidak terburu-buru, yang terpenting adalah berdoa semoga Pemilu mendatang lancar,” harap Lik Khai, Jumat (2/2/2024).

Lik Khai menyebut, Pemilu 2024 bukan hanya memilih anggota legislatif, tetapi juga presiden, yang hanya diadakan lima tahun sekali. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat Tionghoa sangatlah penting dalam menentukan masa depan bangsa.

Hendra Asman, Anggota DPRD Kota Batam yang kembali mencalonkan diri dari Dapil Lubuk Baja dan Batam Kota menyebut pemilih Tionghoa, dan suara mereka berkontribusi besar pada perolehan suara tertingginya di periode sebelumnya.

Hendra berharap masyarakat Tionghoa dapat memanfaatkan momen Imlek tahun ini untuk tetap menyalurkan hak pilihnya.

Mengingat Pemilu hanya diadakan lima tahun sekali, ia mengimbau warga Tionghoa untuk memajukan agenda pulang kampungnya atau pulang terlebih dahulu agar bisa mengikuti Pemilu.

Pada Tahun Naga Kayu ini, Hendra yakin Kota Batam akan memiliki suasana dan energi baru. Shio Naga Kayu melambangkan kesuburan dan kekuatan, perpaduan antara naga yang kuat dan kayu yang membawa kesuburan. (Nando)