AlurNews.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menerbitkan imbauan atau maklumat terkait banyaknya kejadian bunuh diri (bundir) atau gantung diri yang terjadi di wilayah Karimun akhir-akhir ini.
Dalam surat imbauan yang ditandatangani langsung oleh Kepala Kemenag Karimun, Jamzuri tersebut, meminta agar setiap Kantor Urusan Agama (KUA) dapat meneruskan ke pengurus masjid dan para Khatib Jum’at yang bertugas agar menyampaikan khutbah mengenai larangan bunuh diri.
“Hal ini kami lakukan sebagai langkah meminimalisir kejadian bunuh diri atau gantung diri yang akhir-akhir ini marak terjadi di Kabupaten Karimun,” ungkap Jamzuri, Jumat (2/2/2024).
Kata dia, imbauan itu diminta dapat dilakukan para khatib pada dua kali Jum’at terhitung dari tanggal 2 dan 9 Februari 2024 mendatang.
“Jadi imbauan itu bertujuan agar para Khatib menyampaikan khutbah Jum’at nya kepada masyarakat terkait larangan bunuh diri itu, kami berharap ini dapat dimengerti dan dipahami,” jelasnya.
Seperti diketahui, kasus bunuh diri akhir-akhir ini marak terjadi di wilayah Kabupaten Karimun. Tercatat sejak awal Januari 2024 sudah ada 3 orang yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Motif atau pendorong para korban yang gantung diri ini juga notabane akibat depresi dan permasalahan keluarga. (Andre)


















