Kepala BGN Dicopot, DPC Gerindra Karimun: Bukti Presiden Prabowo dengar Aspirasi Rakyat

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Zaizulfikar. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Karimun sekaligus Anggota DPRD Provinsi Kepri, Zaizulfikar turut memberikan komentar mengenai pencopotan jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pria yang akrab disapa ‘Bang Boy’ ini pun menilai, pencopotan atau pergantian Kepala BGN merupakan bukti nyata bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap masukan, kritik dan aspirasi yang berkembang dari masyarakat.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo secara resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN baru menggantikan Dadan Hindayana.

Hal itu diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sebagai bagian dari evaluasi kinerja guna memperkuat tata kelola dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

Bang Boy mengatakan bahwa keputusan Presiden tersebut menunjukkan karakter kepemimpinan yang terbuka terhadap kritik dan tidak ragu melakukan pembenahan apabila diperlukan demi kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, beberapa waktu terakhir terdapat masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG di sejumlah daerah. Seperti menyangkut aspek distribusi, kualitas pelayanan, mekanisme pengawasan, hingga efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

Karena itu, langkah Presiden melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di BGN patut diapresiasi sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi rakyat.

“Kami melihat keputusan Presiden Prabowo sebagai bentuk kepemimpinan yang mendengar suara rakyat. Ketika ada aspirasi, masukan, maupun kritik dari masyarakat terhadap pelaksanaan suatu program, Presiden tidak menutup telinga,” kata dia, Selasa (2/6/2026).

“Beliau justru melakukan evaluasi dan mengambil langkah-langkah perbaikan. Ini menunjukkan bahwa pemerintahan Prabowo adalah pemerintahan yang bekerja dan mau mendengar rakyat,” tambahnya lagi.

Ia menegaskan bahwa pergantian pimpinan bukanlah bentuk kegagalan program, melainkan bagian dari proses penyempurnaan agar tujuan besar Program MBG dapat tercapai secara optimal.

Lebih lanjutnya lagi, masyarakat harus melihat langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kualitas pelaksanaan program yang menyangkut masa depan jutaan anak Indonesia.

“Justru masyarakat harus bangga karena Presiden berani mengevaluasi program yang sedang berjalan. Tidak semua pemimpin memiliki keberanian untuk melakukan perbaikan ketika ada hal yang perlu disempurnakan. Ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat Indonesia,” terangnya.

Bang Boy menjelaskan bahwa Program MBG merupakan investasi jangka panjang bangsa dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang bertujuan memperkuat program tersebut harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berpartisipasi dalam mengawal pelaksanaan program agar manfaatnya semakin dirasakan oleh para siswa dan penerima manfaat lainnya.

“Program MBG ini adalah program rakyat. Karena itu rakyat juga harus ikut mengawal. Pemerintah membuka ruang evaluasi, maka masyarakat juga harus aktif memberikan masukan yang konstruktif demi perbaikan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, selaku Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPC Partai Gerindra Kabupaten Karimun, Dr. Edwar Kelvin mengatakan bahwa keputusan Presiden Prabowo merupakan contoh nyata pemerintahan yang menerapkan prinsip evaluasi berkelanjutan dalam menjalankan kebijakan publik.

Kelvin menyebutkan, salah satu indikator keberhasilan pemerintahan yang modern adalah kemampuannya menerima kritik, melakukan koreksi, dan menghadirkan solusi yang cepat terhadap berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

“Dalam perspektif tata kelola pemerintahan yang baik, evaluasi bukanlah tanda kelemahan. Justru evaluasi merupakan tanda bahwa pemerintah bekerja secara serius. Keputusan Presiden Prabowo melakukan pergantian pimpinan BGN merupakan bentuk respons terhadap dinamika dan aspirasi yang berkembang di masyarakat agar Program MBG semakin efektif dan berkualitas,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa Program MBG merupakan program berskala nasional yang menjangkau jutaan penerima manfaat. Dengan cakupan yang sangat besar, tentu diperlukan evaluasi secara berkala agar pelaksanaannya semakin baik dari waktu ke waktu.

“Yang terpenting adalah adanya kemauan untuk memperbaiki. Dan hari ini masyarakat bisa melihat sendiri bahwa Presiden Prabowo tidak anti kritik. Beliau mendengar masukan rakyat, melakukan evaluasi, lalu mengambil keputusan yang dianggap terbaik demi keberlangsungan program. Ini merupakan pesan penting bahwa suara masyarakat memiliki arti dalam pemerintahan saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DPC Gerindra Kabupaten Karimun siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah terkait pelaksanaan Program MBG.

Pihaknya membuka ruang pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan berbagai persoalan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Apabila terdapat makanan yang tidak memenuhi standar, distribusi yang tidak tepat sasaran, pelayanan yang kurang baik, ataupun berbagai bentuk ketidaksesuaian lainnya dalam pelaksanaan Program MBG, kami mengajak masyarakat untuk tidak diam. Silakan sampaikan laporan kepada DPC Gerindra Kabupaten Karimun agar dapat diteruskan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” tegas dia.

Di akhir keterangannya, Bang Boy dan Dr. Edwar Kelvin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karimun untuk terus mendukung Program MBG sebagai salah satu program strategis Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Keduanya optimistis bahwa dengan kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional, disertai pengawasan publik yang kuat dan komitmen pemerintah untuk terus melakukan evaluasi, Program MBG akan semakin baik, semakin transparan, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.