
AlurNews.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengusulkan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyusul lebih dari 100 guru SD dan SMP yang memasuki masa pensiun sepanjang 2026.
Rekrutmen tersebut diprioritaskan untuk menjaga kelancaran proses belajar mengajar di sekolah.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan kebutuhan guru menjadi prioritas dalam usulan formasi CPNS, disusul tenaga kesehatan dan sejumlah jabatan teknis, seperti penilai aset.
“Formasi guru yang kami usulkan untuk SD dan SMP. Tahun ini ada lebih dari 100 guru yang purnatugas,” ujarnya, Jumat (26/6/2026), dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.
Ia menjelaskan, penambahan ASN dilakukan menyesuaikan kebijakan zero growth, sehingga rekrutmen hanya ditujukan untuk menggantikan pegawai yang pensiun.
Jumlah formasi yang diajukan, kata Zulhidayat, hanya puluhan dan belum mencapai 100. Saat ini, usulan tersebut masih menunggu persetujuan dari BKN.
“Sekarang kami masih menunggu keputusan dari BKN terkait kebutuhan yang telah diajukan,” katanya.
Ia berharap usulan tersebut segera disetujui agar kekurangan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dapat segera terpenuhi.
“Jadi harus kita isi supaya proses pembelajaran tidak terganggu,” kata dia. (red)
















