BP Batam Targetkan Revitalisasi Underpass Pelita Rampung Akhir Juli

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih yang berlokasi di Rempang, Selasa (14/7/2026).

Alurnews.com – BP Batam menargetkan proses revitalisasi Underpass Pelita selesai pada akhir Juli 2026. Peremajaan infrastruktur ini tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jalan.

Program revitalisasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra yang menjadikan peningkatan kualitas infrastruktur publik sebagai salah satu prioritas pelayanan kepada masyarakat.

Selain memperbaiki tampilan fisik, proyek ini juga dirancang untuk menghadirkan fasilitas publik yang lebih fungsional dan memiliki nilai estetika sebagai representasi perkembangan Kota Batam.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan proses peremajaan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan konstruksi. Karena itu, pengerjaan tidak menyentuh struktur utama underpass agar kekuatan bangunan tetap terjaga.

“Kami berusaha untuk tidak menyentuh struktur utama underpass agar tidak mempengaruhi kekuatannya, sehingga kami menghindari pengeboran pada bagian atap underpass,” jelasnya, Kamis (16/7/2026).

Menurut Mouris, sebagian besar pekerjaan utama telah selesai. Saat ini, tim masih menyelesaikan beberapa tahapan akhir, di antaranya pembuatan tutup drainase dan penambahan struktur penguat pada lightbox agar lebih kokoh, stabil, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.

Di sisi lain, BP Batam juga memperkuat sistem pengamanan kawasan dengan memasang sejumlah kamera pengawas (CCTV) di beberapa titik underpass. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pengawasan fasilitas publik sekaligus mencegah aksi vandalisme maupun pencurian komponen infrastruktur.

“Pemasangan CCTV diharapkan dapat meningkatkan keamanan fasilitas umum sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di kawasan Underpass Pelita,” ujarnya.

BP Batam optimistis seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Juli 2026 sehingga fasilitas tersebut dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Selain itu, partisipasi masyarakat dinilai penting agar infrastruktur tetap bersih, aman, serta terhindar dari tindakan vandalisme sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh seluruh pengguna jalan,” ujarnya. (ib)