
AlurNews.com – UP PLTU Tanjung Balai Karimun akan melakukan pemeliharaan berkala pada mesin unit 1 dan 2. Pemeliharaan mesin-mesin tersebut diperkirakan akan berlangsung selama 30 hari ke depan.
Diketahui, pemeliharaan itu dilakukan guna menjaga pasokan listrik tetap aman saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Karimun.
”Pemeliharaan sudah mulai dilakukan, saat ini pengerjaan unit 1 dahulu. Selanjutnya setelah selesai akan dilanjutkan ke unit 2,” ujar Manager UP PLTU Karimun Riki Adityawarman, Selasa (3/11/2026).
Ia menyebutkan pemeliharaan unit 1 dan 2 tersebut akan memakan waktu sekitar 1 bulan penuh, hal ini juga dapat berubah-ubah tergantung situasi di lapangan.
Terpisah, Manager ULP PLN Karimun, Suherie menjelaskan, selama proses pemeliharaan berlangsung, daya listrik di Karimun akan mengalami kekurangan sebesar 5,5 MegaWatt (MW).
”Kami akan melakukan beberapa langkah mitigasi operasional antara lain managemen beban terukur serta imbauan penggunaan genset mandiri bagi hotel dan swalayan jika terjadi defisit daya pada sistem utama,” ungkapnya.
Terkait adanya pemadaman bergilir, Suherie menyampaikan, bahwa hal tersebut akan di lakukan apabila kondisi daya listrik tidak mencukupi.
”Jika daya cukup, tidak akan di lakukan pemadaman bergilir. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini kepada pelanggan, kami juga berharap pelanggan dapat melakukan penghematan selama periode pemeliharaan berlangsung,” tutup dia. (Andre)
















