
AlurNews.com – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadan sebagai titik awal memperkuat kepedulian terhadap lingkungan permukiman melalui gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Ajakan tersebut disampaikan Nyanyang saat menghadiri silaturahmi warga dan serah terima Ketua RW 29 di kawasan Botania Garden, Minggu (15/2/2026) malam.
Menurut Nyanyang, keberhasilan program pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga konsistensi masyarakat menjaga lingkungan tempat tinggalnya. Karena itu, gerakan ASRI dinilai efektif jika dimulai dari unit terkecil, yakni RT dan RW.
“Lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah akan mendukung kenyamanan beribadah, khususnya di bulan Ramadan. Ini harus dimulai dari tingkat RW dan dijaga bersama,” ujar Nyanyang di hadapan warga.
Ia menyebutkan, gerakan ASRI telah disosialisasikan di seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau dan diharapkan berjalan seiring dengan program Pemerintah Provinsi Kepri serta Pemerintah Kota Batam hingga ke tingkat permukiman.
Dalam kesempatan tersebut, Nyanyang juga menyinggung peran masyarakat dalam perjalanan karier politiknya. Ia mengakui dukungan warga, termasuk dari kawasan Botania, menjadi bagian penting dalam pengabdiannya di pemerintahan.
Acara tersebut dirangkai dengan serah terima jabatan Ketua RW 29 dari Ipda Salamun kepada Aiptu Andreas. Salamun menyampaikan bahwa selama dua periode kepemimpinannya, sejumlah pembangunan lingkungan berhasil direalisasikan melalui swadaya dan partisipasi warga.
“Pembangunan gerbang lingkungan dan perbaikan jalan dilakukan dengan anggaran warga yang dikelola bersama secara terbuka. Ini bukti bahwa kebersamaan menjadi kunci,” kata Salamun.
Sementara itu, Ketua RW 29 terpilih, Aiptu Andreas, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta memperkuat kekompakan warga. Ia menilai, pengurus lingkungan hanya berperan sebagai penggerak, sementara keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.
Melalui momentum pergantian kepengurusan ini, warga RW 29 Botania Garden berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjaga, sekaligus menjadi contoh pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi warga dalam menyambut bulan suci Ramadan.
“Kalau kita ingin lingkungan yang benar-benar ASRI, maka kuncinya adalah kebersamaan dan gotong royong warga,” ujarnya. (Nando)

















