BNN dan Pramuka Perkuat Pencegahan Narkoba Lewat Saka Anti Narkoba

Pelantikan pengurus Mabisaka, Pinsaka, pamong dan instruktur Saka Anti Narkoba Pramuka Tanjungpinang masa bakti 2026-2031, Jumat (24/7/2026). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

AlurNews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang bersama Gerakan Pramuka memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda melalui pembentukan Saka Anti Narkoba.

Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabisaka), Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka), pamong, dan instruktur Saka Anti Narkoba Gerakan Pramuka Kota Tanjungpinang masa bakti 2026–2031 di Gedung Wanita Tun Fatimah, Senggarang, Jumat (24/7/2026).

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, mengatakan pembentukan Saka Anti Narkoba merupakan bentuk komitmen bersama untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga: Kontingen Pramuka SIT Tanjungpinang Ikuti Perkemahan Nasional di Malaysia

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan melahirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Menurut Weni, Saka Anti Narkoba harus hadir sebagai organisasi yang aktif mengedukasi masyarakat, khususnya pelajar, agar memiliki ketahanan terhadap bahaya narkoba.

Ia menegaskan organisasi tersebut tidak boleh hanya berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi harus menghadirkan program yang memberi dampak nyata.

“Kehadiran Saka Anti Narkoba harus benar-benar dirasakan di tengah masyarakat dan satuan pendidikan. Jangan sampai organisasi ini hanya ada secara administratif. Tunjukkan pengabdian melalui program dan kegiatan yang berdampak nyata, serta perkuat sinergi dengan BNN, Pemerintah Kota Tanjungpinang, serta seluruh pemangku kepentingan sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Tanjungpinang yang juga Ketua Mabisaka Pramuka Anti Narkoba Kota Tanjungpinang, Kombes Pol Mohamad Dafi Bastomi, menilai kolaborasi dengan Gerakan Pramuka menjadi langkah strategis karena organisasi tersebut memiliki jaringan pembinaan hingga ke lingkungan pendidikan.

“Saat ini, penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang masih terus terjadi menjadi tantangan serius yang harus dihadapi secara bersama-sama melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk Gerakan Pramuka yang memiliki jaringan pembinaan hingga ke satuan pendidikan,” jelasnya.

Ia berharap Saka Anti Narkoba menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk menjadi pelopor hidup sehat sekaligus mengedukasi teman sebaya agar menjauhi narkoba.

“Kami sangat apresiasi dan berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata dia.

Ia juga berterimakasih kepada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tanjungpinang atas kepercayaan dan dukungannya.

“Semoga sinergi ini terus terjalin dengan baik sehingga menjadi ikhtiar bersama dalam melindungi dan menyelamatkan generasi muda Kota Tanjungpinang dari ancaman narkoba,” kata dia. (red)