Viral Pria Ajak 2 Anak Jajan, Beras di Toko Sembako Batam Diduga Dibawa Kabur

video pendek berdurasi satu menit, yang kini viral di media sosial setelah melakukan pencurian di sebuah toko sembako. (Foto: AlurNews)

Viral Pria Ajak 2 Anak Jajan, Beras di Toko Sembako Batam Diduga Dibawa Kabur

AlurNews.com – Kepolisian melakukan penyelidikan terhadap sebuah video pendek berdurasi satu menit, yang kini viral di media sosial setelah melakukan pencurian di sebuah toko sembako. Ironisnya pelaku melibatkan dua orang anak saat melakukan pencurian.

Dalam video yang menyebar di media sosial, pelaku yang merupakan pria dewasa, awalnya datang dengan membonceng dua orang anak ke sebuah toko grosir yang berada di kawasan Botania 1, Batam Kota, Minggu (20/9/2026) sore.

Setelah tiba di parkiran, bersama kedua anak tersebut pelaku kemudian masuk dan meminta anak-anak tersebut untuk memilih jajanan. Saat itu, pelaku kemudian mengambil dua karung beras yang dibantu oleh salah satu rekannya yang telah menunggu di area parkiran.

Kepada petugas toko, pelaku kemudian menjelaskan bahwa hendak mengantar kedua karung beras yang diambil dan meninggalkan kedua anak tersebut sebagai jaminan.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Rahmat Susanto membenarkan pihaknya telah mengetahui informasi yang beredar di media sosial tersebut. Serta telah memeriksa rekaman CCTV yang kini viral di media sosial.

Namun, hingga Rabu (23/9/2026), polisi belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.

“Kita monitor, tapi sejauh ini belum ada laporan yang masuk ke Polsek Batam Kota,” jelasnya melalui sambungan telepon, Rabu (23/9/2026).

Meski belum ada laporan resmi, polisi tetap melakukan penyelidikan awal untuk memastikan informasi yang beredar tersebut.

Polisi kini menelusuri informasi dan rekaman yang berkaitan dengan kejadian tersebut untuk mengetahui kronologi sebenarnya serta mengidentifikasi pria yang terekam dalam CCTV.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai identitas pria tersebut maupun kepastian jumlah kerugian yang dialami pemilik toko.

“Meski belum ada laporan, kita lidik informasi viral tersebut. Mudah-mudahan secepatnya terungkap,” ujarnya. (Nando)