Hari Jadi Kepri ke-19, Gubernur Diminta Gratiskan Biaya Antigen Antar Pulau

Wahyu Wayudin, foto : ist

AlurNews.com, Batam – Kebijakan penerapan biaya test Antigen di Pelabuhan Punggur dinilai menambah beban masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19. Salah satunya yang terjadi di Pelabuhan Domestik Punggur.

Masyarakat wajib memenuhi biaya test Antigen sebesar Rp 80.000 hingga Rp. 85.000 setiap kali keluar pulau seperti halnya Batam-Tanjungpinang.

Oleh karena itu, bertepatan Hari Jadi Kepri ke-19, anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin berharap Gubernur Kepri Ansar Ahmad dapat mengambil langkah agar biaya test Antigen di gratiskan bagi masyarakat Provinsi Kepri.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin mengatakan kebijakan pemerintah dalam hal ini penerapan wajib Antigen ketika ke luar pulau Batam sangat baik.

“Namun, alangkah baiknya masyarakat tidak dibebankan dengan biaya test Antigen disetiap keluar pulau saat melalui pelabuhan Domestik Punggur,” ungkap anggota DPRD Provinsi Kepri Wahyu Wahyudin, Jum’at (24/9/2021).

Menurut Wahyu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad harus berani mengambil kebijakan menggratiskan Antigen atau meniadakan Antigen untuk syarat perjalanan Tanjungpinang-Batam.

“Mengingat masyarakat sangat diberatkan akan hal ini. Mereka harus mengeluarkan biaya lebih untuk sekali perjalanan. Sementara kita ketahui Vaksinasi sudah melebihi angka 70%,” terangnya.

Bertepatan dengan hari jadi Provinsi Kepri ke-19 tahun, Wahyu berharap kebijakan penerapan test Antigen dapat digratiskan atau ditiadakan.

“Sempena Hari Jadi Kepri ke-19, saya berharap kebijakan test Antigen berbayar tujuan Batam-Tanjungpinang dan sebaliknya dapar digratiskan atau ditiadakan karena hal ini cukup memberatkan masyarakat apalagi ditengah kesulitan ekonomi seperti saat ini,” pungkasnya. (T)