Toyota Pimpin Pasar Otomotif Indonesia 2022

Toyota pimpin pasar otomotif Indonesia tahun 2022. (Foto: auto2000)

AlurNews.com – Toyota kembali memimpin pasar mobil di Indonesia usai berhasil mendistribusikan 331.410 unit sepanjang 2022, atau naik 12,1 persen dari 2021. Sebesar 50 persen penjualan Toyota di Indonesia selama 2022 disumbang model MPV seperti Avanza hingga Innova.

Sementara itu penjualan retail atau distribusi mobil dari dealer ke konsumen Toyota hingga penghujung 2022 sebesar 329.498 unit.

“Kami bersyukur hingga saat ini masih bisa berjalan selaras dengan market serta mempertahankan tren positif pertumbuhan penjualan di sepanjang 2022 mencapai lebih dari 331.000 unit,” kata Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur Toyota-Astra Motor (TAM) melalui keterangan tertulis dikutip, Selasa (24/1/2023).

Penjualan Toyota tahun lalu masih didominasi model MPV hingga 57,6 persen. Low MPV Avanza terdistribusi sebanyak 60.619 unit, atau meningkat 49 persen dibanding periode 2021. Apabila digabung dengan Veloz, angka penjualan Avanza dan Veloz mencapai 92.641.

Selain itu, Kijang Innova berhasil mencatatkan penjualan 46.933 unit.

“Penjualan Toyota tahun ini masih didominasi model MPV yang menyumbang lebih dari 50 persen total penjualan 2022 sebanyak 191.010 unit, naik 21 persen dari 2021,” kata Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmy.

“Angka penjualan Toyota sepanjang 2022 cukup merefleksikan kultur masyarakat Indonesia yang mengarah ke sana ya. Di mana kemampuan akomodasi barang dan orang dari model MPV yang optimal menjadi favorit masyarakat Indonesia,” imbuh Anton.

Sementara itu kendaraan elektrifikasi Toyota juga diklaim menunjukkan tren positif. Total distribusi ke dealer melebihi 4.463 unit, naik 130 persen dari 2021 yang ditutup pada level 1.935 unit.

Sedangkan untuk model Gazoo Racing (GR) merek Toyota komposisi penjualan model GR secara rata-rata mencapai hampir 72 persen.

“Kami berharap, tren ini akan terus berjalan ke arah yang positif sehingga Toyota dapat turut berkontribusi meningkatkan perekonomian, sekaligus memenuhi kebutuhan mobilitas pelanggan yang beragam,” tutup Henry. (ib)