
AlurNews.com – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) Kota Batam 2025-2045 harus mempertimbangkan pola pikir pemuda.
Hal itu bukan tanpa alasan sebab menurut Rudi perencanaan pembangunan Kota Batam harus mempertimbangkan semua pihak, terutama generasi masa depan.
“Perlu saya tegaskan bawa perencanaan pembangunan ini demi anak cucu kita,” ujarnya saat menghadiri Forum Konsultasi Publik RPJMD Kota Batam 2025-2045 di kantor Wali Kota Batam, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Rudi Minta Istri ASN Dukung Suami Demi Pembangunan Batam
Pola pikir pemuda harus dipertimbangkan karena menurut Rudi pembangunan hingga 2045 nanti bisa tepat sasaran.
“Yang kita rencanakan hari ini bukan untuk kita, sekali lagi saya tegaskan untuk Bapelitbangda bahwa yang kita siapkan saat ini untuk anak cucu kita,” tegas Rudi.
Perencanaan ini juga harus mempertimbangkan target Indonesia emas pada 2045. Ia berpesan, perencanaan harus matang dan sempurna.
“Kalau perencanaan kita sempurna, maka akan sempurna. Jika bermasalah, maka akan jadi masalah,” ujarnya.
Ia berharap, apa yang tertuang dalam RPJPD 2025-2045 ini benar-benar sempurna demi masa depan Kota Batam yang lebih baik. Siapapun yang meneruskan kepemimpinan kata dia akan mudah karena tinggal menjalankan saja.
Selama ini, lanjut dia, pihaknya sudah membangun Batam merata tak hanya diperkotaan saja, melainkan hingga ke permukiman.
“Pembangunan kota harus merata. Apa yang harus kita siapkan, kita bikin daya tarik bagi Kota Batam,” katanya.
Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batam, Dahlina Nopilawati, melaporkan, setelah memperoleh masukan pada Rancangan Awal (Ranwal) RPJPD dan akan dirumuskan dalam berita kesepakatan dengan semua unsur pemangku kepentingan.
“Forum konsultasi publik ini diikuti semua stakeholder di antaranya unsur pemerintah, pengusaha, akademisi, hingga tokoh masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, pihaknya juga sudah melakukan evaluasi RPJPD sebelumnya hingga menggelar FGD dalam mengumpulkan masukan yang kemudian dibawa dalam forum konsultasi tersebut.
“Dalam penyusunan RPJPD ini, kami juga bersama BP Batam untuk mensinkronkan perencanaan jangka panjang. Tahapan selanjutnya, Musrenbang yang akan dilaksanakan tahun depan,” ujarnya. (red)

















