ASUS ExpertBook B1 BG1408CVA, Laptop Pertama dengan TKDN 40 %

Regional Director ASUS South East Asia, Jimmy Lin. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – ASUS memperkenalkan laptop seri komersial terbaru mereka, yaitu ASUS ExpertBook, telah berhasil mencapai nilai lebih dari 40% untuk Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) ditambah dengan nilai Beban Manfaat Produksi (BMP).

Produk ini merupakan bukti dari komitmen ASUS untuk mendukung industri dalam negeri serta pemberdayaan ekonomi Indonesia.

“Dengan tercapainya nilai TKDN ditambah BMP di atas 40%, laptop ini mendukung visi pemerintah Indonesia dalam mendorong kemandirian teknologi dan pengembangan industri dalam negeri,” ujar Jimmy Lin, Regional Director ASUS South East Asia, Kamis (8/8/2024).

Jimmy juga menambahkan bahwa produk ini telah menjalani serangkaian uji coba dan penilaian yang ketat untuk memastikan komponen-komponennya memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“ASUS berkolaborasi erat dengan mitra perakitan lokal untuk meningkatkan kualitas dan persentase komponen lokal yang digunakan dalam laptop ExpertBook terbaru ini,” terang Jimmy. “Mulai dari bahan material hingga beberapa perangkat lunak telah dikembangkan oleh tenaga ahli dari Indonesia,” tambahnya.

ASUS ExpertBook dengan nilai TKDN dan BMP di atas 40% ini dilengkapi dengan fitur canggih yang disesuaikan untuk kebutuhan bisnis modern, seperti ketahanan baterai yang lama, performa yang tinggi, keamanan data terenkripsi, serta desain yang elegan namun kuat.

ASUS berharap bahwa pencapaian ini akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi, namun juga bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.

Dengan kerja sama yang erat antara pemerintah dan mitra lokal, ASUS berkomitmen untuk terus berinovasi dan menyediakan produk berkualitas yang mendukung perkembangan industri teknologi di Indonesia.

“Laptop ExpertBook terbaru dengan nilai TKDN dan BMP yang tinggi ini tidak hanya memenuhi standar performa dan kualitas internasional, tetapi juga merupakan bagian dari usaha kami dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dan kami berhasil mencapainya tepat waktu,” sebutnya. (Nando)