AlurNews.com – Pengadaan mobil dinas untuk jajaran pimpinan DPRD tidak terdampak efisiensi. Mobil dinas yang dianggarkan sebesar Rp3,6 miliar untuk membelian mobil Hyundai Palisade sebanyak 4 unit kendaraan.
“Pembelian mobil dinas Hyundai Palisade. Sepuluh tahun terakhir itu tidak ada mobil dinas perorangan. Adanya mobil operasional berupa Fortuner,” kata Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin di ruangannya, Rabu (16/4/2025).
Ia menyebutkan penganggaran mobil dinas tersebut telah dilakukan pada tahun lalu. Bahkan sebelum kebijakan efisiensi dilaksanakan.
“Mobil dinas ini fasilitas untuk menjalankan kinerjanya sebagai pejabat daerah. DPRD itu kan Forkopimda, jadi harus ada. Baru sekarang ini yang akan datang (mobil) Palisade itu,” katanya.
Kamaluddin mengatakan yang masuk dalam kebijakan efisiensi anggaran yaitu berupa perjalanan dinas, konsumsi hingga acara seremonial.
“Mobil dinas ini sesuai dengan Standar Satuan Harga (SSH). Sudah ada cubic centimeter (CC) yang sesuai, keluaran terbaru itu (mobil) Palisade,” ujarnya.
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mengajukan penganggaran sebesar Rp3,6 miliar untuk pembelian empat unit mobil dinas di tengah efisiensi anggaran.
Penganggaran ini tercatat dalam Anggaran Perbelanjaan Belanja Daerah (APBD) Batam dan terdaftar dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Kota Batam dengan nama paket belanja modal kendaraan bermotor penumpang.
Pengadaan empat mobil dinas ini akan dikelola oleh Sekretariat DPRD Kota Batam dan diperuntukkan bagi unsur pimpinan DPRD Batam. (rul)

















