Penyanyi Malaysia Roslan Madun Siap Guncang Kenduri Seni Melayu

Penyanyi folk Melayu asal Malaysia, Roslan Madun bakal tampil dalam Kenduri Seni Melayu 2026. Foto: Disbudpar Batam

AlurNews.com – Penyanyi folk Melayu asal Malaysia, Roslan Madun, dipastikan menjadi salah satu penampil utama dalam Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 yang akan digelar pada 2–5 Juli mendatang di Dataran Engku Putri, Batam Centre.

KSM 2026 mengusung tema “Menyemai Benih Budaya, Memetik Ranggi Peradaban” dan menghadirkan beragam pertunjukan seni, permainan rakyat, bazar UMKM, hingga sajian kuliner khas Melayu yang melibatkan seniman dari berbagai daerah dan negara serumpun.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan KSM merupakan ruang bersama untuk menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya Melayu agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Kenduri Seni Melayu merupakan ruang temu bagi para seniman, budayawan, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya Melayu agar tetap hidup, berkembang, dan relevan bagi generasi masa kini,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Menurut Ardiwinata, penyelenggaraan tahun ini semakin istimewa karena menghadirkan kolaborasi lintas negara yang memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat kebudayaan Melayu di kawasan regional.

“Kami ingin menjadikan Batam sebagai etalase budaya Melayu yang terbuka bagi dunia,” katanya.

Selain Roslan Madun, panggung KSM 2026 juga akan menampilkan maestro seni pertunjukan Indonesia, Didik Nini Thowok, Yayasan Pelatihan Tari Laksamana dari Pekanbaru, Kris Karmila dari Brunei Darussalam, serta seniman dari Thailand.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Batam sekaligus Produser Pelaksana KSM 2026, Samson Rambah Pasir, mengatakan seluruh rangkaian acara dirancang untuk menghadirkan pengalaman budaya yang lengkap bagi masyarakat dan wisatawan.

“KSM tahun ini tidak hanya menampilkan seni pertunjukan, tetapi juga menghadirkan permainan rakyat, bazar ekonomi kreatif, kuliner Melayu, pembacaan puisi penyair serumpun, hingga kolaborasi seni lintas generasi,” jelasnya.

Selain pertunjukan seni, pengunjung juga dapat menikmati pameran ekonomi kreatif, permainan tradisional, serta aneka kuliner khas Melayu selama empat hari pelaksanaan acara.

Kenduri Seni Melayu telah menjadi agenda budaya tahunan Kota Batam sejak 1999 tanpa jeda dan tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-27. Event tersebut juga masuk dalam daftar 110 event unggulan nasional Karisma Event Nusantara 2026, menjadikannya salah satu kebanggaan masyarakat Kepulauan Riau. (red)