
AlurNews.com – Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Tanjungpinang memborong tujuh gelar juara pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Para Menembak NPCI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2026. Prestasi itu diraih dari tiga nomor yang dipertandingkan.
Kejurda Para Menembak berlangsung di Arena Menembak NPCI Kota Tanjungpinang, Kampung Bugis, Selasa (15/9/2026), dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026.
Tanjungpinang tampil dominan pada nomor 10 Meter Air Pistol dengan menyapu tiga podium. Oktaviani Candra Sari meraih Juara I, Ridwan Juara II, dan Jamaluddin Juara III.
Baca Juga: Turnamen Voli Pantai Piala Panglima TNI 2026 Cari Bibit Atlet Tanjungpinang
Pada nomor 10 Meter Air Rifle SH1, Nurul Faezatul Aishah kembali menyumbangkan gelar Juara I untuk Tanjungpinang. Posisi kedua ditempati Ananda Rio Caecarion, sedangkan Abdul Kadir dari Bintan berada di posisi ketiga.
Sementara pada nomor 10 Meter Air Rifle SH2, atlet Tanjungpinang Nora meraih Juara I. Fachrizal dari Batam menempati posisi kedua.
Sebanyak 13 atlet ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Ketua NPCI Kota Tanjungpinang Jamaluddin mengapresiasi perjuangan para atlet dan meminta mereka menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Di tengah keterbatasan yang kami miliki, saya selalu memotivasi para atlet agar tetap semangat dan terus berlatih supaya kemampuan mereka semakin terasah,” ujar Jamaluddin, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang yang terus mendukung pembinaan NPCI.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota yang sudah terus memperhatikan dan mendukung NPCI Kota Tanjungpinang,” ucapnya.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kota Tanjungpinang Prayoga Dwi Putra mengatakan olahraga disabilitas menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Pembinaan dilakukan tanpa membedakan kondisi atlet.
“Olahraga disabilitas ini menjadi salah satu atensi kami di Dispora. Bapak Wali Kota juga memerintahkan kepada kami di Dispora untuk terus membina atlet-atlet di Kota Tanjungpinang tanpa memandang statusnya, baik atlet able maupun disabilitas,” kata Prayoga.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemicu berkembangnya cabang olahraga disabilitas lainnya di Tanjungpinang.
“Alhamdulillah, pembinaan atlet disabilitas di Kota Tanjungpinang sampai hari ini cukup baik, terutama di para menembak. Mudah-mudahan ke depan ada atlet-atlet dari cabang olahraga lainnya yang juga dapat berprestasi,” ujarnya. (red)

















