
AlurNews.com – Program pengembangan talenta muda yang dijalankan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mulai diarahkan tidak hanya pada peningkatan keterampilan, tetapi juga penyerapan tenaga kerja.
Hingga September 2026, sebanyak 850 talenta muda telah direkrut oleh XLSMART bersama perusahaan mitra melalui program XLSMART Future Ready.
Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga sedikitnya 1.000 talenta memperoleh pekerjaan melalui ekosistem Future Ready pada akhir 2026.
Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART, Reza Z. Mirza, mengatakan tantangan pasar kerja yang semakin kompetitif membuat pelatihan dan sertifikasi saja tidak cukup untuk membekali generasi muda.
“Keberhasilan Future Ready tidak hanya diukur dari berapa banyak anak muda yang mengikuti pelatihan atau memperoleh sertifikasi, tetapi seberapa jauh kompetensi tersebut dapat membawa mereka menuju pekerjaan,” kata Reza, Senin (28/9/2026).
Menurut dia, hingga September 2026 sebanyak 850 talenta muda telah direkrut oleh XLSMART dan perusahaan mitra. Angka tersebut ditargetkan mencapai 1.000 orang sampai penghujung tahun.
Program Future Ready dikembangkan dengan pendekatan Skill Ready, Career Ready, dan Future Ready. Rangkaian program mencakup peningkatan kompetensi, sertifikasi, pembekalan kesiapan karier hingga mempertemukan peserta dengan kebutuhan industri dan proses rekrutmen.
Hingga September 2026, lebih dari 5.700 peserta tercatat telah mengikuti berbagai pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan melalui Future Ready.
Sementara itu, platform pembelajaran digital Future Ready telah diakses lebih dari 50 ribu pengguna.
“Karena itu Future Ready kami bangun sebagai sebuah ekosistem. Kami membantu peserta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja, sekaligus menghubungkan mereka dengan proses rekrutmen XLSMART dan berbagai perusahaan mitra,” ujar Reza.
Untuk memperluas akses generasi muda terhadap dunia kerja, XLSMART menjalankan berbagai kegiatan seperti pelatihan tatap muka dan daring, Career Day, sertifikasi, e-learning hingga kegiatan yang mempertemukan peserta dengan informasi dan peluang karier.
Materi yang diberikan mencakup sejumlah bidang yang dinilai relevan dengan kebutuhan industri, di antaranya Digital & IT, Data & AI, Telecom Engineering, Sales & Commercial, serta Finance & Business.
“Peserta juga dibekali kemampuan pendukung seperti komunikasi, negosiasi, kesiapan karier dan keterampilan profesional lainnya,” jelasnya.
XLSMART menggandeng pemerintah, institusi pendidikan, komunitas dan perusahaan dalam pelaksanaan program tersebut. Salah satunya melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi serta jaringan peserta pembinaan pelatihan vokasi dan produktivitas BINALAVOTAS.
Selain program yang berorientasi pada kesiapan kerja, XLSMART juga memperkuat kompetensi teknologi generasi muda melalui workshop Internet of Things (IoT).
Rangkaian workshop tersebut menargetkan sekitar 1.000 peserta dari sejumlah sekolah dan lembaga pelatihan.
Kegiatan perdana telah digelar di SMK Ananda Bekasi pada 29 Agustus 2026 dengan melibatkan 180 peserta.
Selanjutnya, workshop dijadwalkan berlangsung di SMKN 3 Tangerang, SMK Strada Jakarta, SMK Ananda Deltamas Cikarang, SMK Pustek Tangerang Selatan serta dua sesi di BBPVP Bekasi.
Secara keseluruhan, rangkaian workshop tersebut mencakup tujuh lokasi atau sesi.
XLSMART menyatakan program Future Ready akan terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha dan komunitas.
“Program tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan antara pendidikan, pelatihan, kebutuhan industri dan proses rekrutmen, sehingga keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada sertifikat, tetapi dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja,” ujarnya. (Nando)















