Dewi Ansar Ajak Masyarakat Manfaatkan Aplikasi Jemari Kerja

Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar memberikan sambutan dalam Pelatihan Industri dan Pariwisata Penempatan Bintan Tahun 2026. Foto: Diskominfo Kepri

AlurNews.com – Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari Ansar mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Jemari Kerja untuk memperoleh informasi dan layanan ketenagakerjaan secara lebih mudah.

Ajakan tersebut disampaikan Dewi saat menghadiri Pembukaan Pelatihan Industri dan Pariwisata Penempatan Bintan Tahun 2026 di Grand Lagoi Hotel, Kabupaten Bintan, Selasa (6/10/2026).

Menurut Dewi, Jemari Kerja dapat menjadi salah satu sarana bagi masyarakat, khususnya pencari kerja, untuk mengakses informasi lowongan pekerjaan, pelatihan, pemagangan, hingga layanan ketenagakerjaan lainnya dalam satu platform.

Baca Juga: Dewi Ansar Dorong Pemanfaatan Digital Marketing untuk Memperkuat Pasar

Ia menilai kemudahan akses informasi perlu diikuti dengan peningkatan kompetensi agar masyarakat Kepri semakin siap menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Dewi juga mengapresiasi Disnakertrans Kepri yang menghadirkan layanan ketenagakerjaan berbasis digital tersebut.

“Dengan adanya Jemari Kerja ini, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi tentang pekerjaan maupun pelatihan. Ini tentu menjadi langkah yang baik untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.

Menurutnya, keberadaan Jemari Kerja juga dapat membantu masyarakat menentukan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri sebelum memasuki dunia kerja.

Dewi menyebut sektor industri dan pariwisata memiliki peluang besar dalam menyerap tenaga kerja di Kepri. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu terus didorong agar kompetensi tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Ia pun meminta peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan serius dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Jangan hanya mengikuti pelatihan untuk mendapatkan sertifikat. Yang paling penting adalah ilmu dan keterampilan yang didapat bisa benar-benar diterapkan dan menjadi bekal untuk bekerja,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kepri Diki Wijaya mengatakan aplikasi Jemari Kerja masih dalam tahap uji coba dan terus disempurnakan.

Diki menjelaskan, Jemari Kerja dirancang sebagai platform terpadu yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai layanan ketenagakerjaan.

“Di dalam Jemari Kerja masyarakat bisa melihat lowongan kerja, kemudian ada pelatihan, pemagangan dan informasi lainnya. Jadi semuanya kita coba hadirkan dalam satu aplikasi,” kata Diki.

Ia berharap integrasi tersebut dapat memudahkan masyarakat memperoleh informasi ketenagakerjaan tanpa harus mengakses berbagai kanal secara terpisah.

Melalui Jemari Kerja, Disnakertrans Kepri juga berupaya mempertemukan kebutuhan pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan sekaligus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. (red)