AlurNews.com – Polsek Lubukbaja menggelar rekonstruksi pembunuhan bos kafe, M Said di Baloi Center, Selasa (17/1/2023). Rekonstruksi yang digelar di lapangan tembak Polresta Barelang ini memperagakan 17 adegan.
Dalam reka adegan tersebut, unit Reskrim Polsek Lubukbaja menghadirkan 9 orang saksi termasuk istri korban.
Tersangka Iwan dengan wajah tanpa penyesalan tanpa ragu-ragu melakukan di hadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Batam Karya So Immanuel serta Penasehat Hukum pelaku serta para saksi.
Terlihat dalam adegan pertama, pelaku meminjam kendaraan rekannya untuk mengambil parang ke rumahnya yang diletakkan di kamar mandi.
“Ibu pelaku sempat menanyakan mau kemana namun tidak digubris hingga langsung pergi dengan membawa parang yang diletakkan di atas jok motor sembari didudukinya,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU), Karya So Immanuel.
Immanuel menambahkan,usai korban meninggalkan rumahnya langsung menemui korban di Baloi Centre dan saat tiba memanggil nama istrinya.
“Di adegan ketiga, pelaku masuk ke dalam rumah dan panggil Melidiani Sitorus lalu keluar dan tidak melihat pelaku membawa parang hingga pergi mencuci tangan” terang Immanuel
Immanuel menjelaskan, di adegan keempat pelaku lalu mengambil parang atas jok motor dan kemudian masuk dalam bawa parang dan sempat korban melawan dengan menggunakan linggis menyerang pelaku.
“Di saat adegan ke 6 pelaku melihat korban duduk d sofa dan ruang tamu
korban, dan melihat pelaku membawa parang langsung ambil linggis dekat sofa dan korban ayunkan linggis ke pelaku mengenai perut,” ungkap Immanuel
Lanjut Immanuel, adegan ke 7 pelaku lalu mengayunkan parang namun ditangkis korban mengenai lengan dan kepala korban
“Dalam adegan ke 7 pelaku kembali ayunan parang kedua dan linggis di tangan korban jatuh hingga parang mengenai siku kanan korban,” lanjutnya.
Immanuel membeberkan, ayunan parang kepada pelaku langsung mengarah lagi saat korban terduduk pada adegan ke 8 lalu di tangkis korban mengenai tangan dan kepala.
“Di adegan ke 9 dan 10 pelaku lalu mengayunkan lagi mengenai kepala korban hingga pada bagian ke 11 ayunkan lagi kenai leher korban langsung lunglai,” ujarnya.
Dalam keadaan lunglai pelaku lalu menebas lagi leher korban sampai terbaring.
“Di adegan ke 13 pelaku kembali menebas leher korban ketiga kalinya,” lanjut Immanuel
Immanuel menjelaskan, pada adegan ke 14 parang dibuang oleh pelaku ke sebelah rumah
“Bagian ke 16 pelaku kemudian pergi naik motor dan istri korban lalu berteriak menuju teras tetangga meminta tolong sembari menangis,” tutup Immanuel. (Rian)















