DPO Bareskrim Distributor Narkotika Untuk Planet Batam Dikabarkan Ditangkap di Malaysia

Basri Lewaimang ditetapkan sebagai DPO dalam kasus peredaran narkoba di THM di Batam. Foto: Dok. Bareskrim Polri

AlurNews.com – Basri Lewaimang (50), DPO Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dalam kasus peredaran narkotika di 3 Tempat Hiburan Malam (THM) di Batam, Kepulauan Riau dikabarkan telah diamankan di Malaysia, Rabu (19/7/2026) kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Basri yang disebut menyerahkan diri ke KBRI Malaysia, kini telah diamankan dan kini telah dibawa menuju Jakarta.

Informasi penangkapan Basri sendiri dibenarkan Humas KJRI Johor Bahru Malaysia, Hamid. Walau belum dapat merinci mengenai proses penangkapan Basri, Hamid menjelaskan bahwa pernyataan lengkap dari pihak KJRI akan segera dirilis.

“Lengkapnya akan segera kita rilis, namun seperti informasi yang berkembang,” jelasnya membalas pesan yang dikirimkan melalui aplikasi pesan WhatsApp, Kamis (20/8/2026).

Hal senada juga dijelaskan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricilia Ohei yang mengaku belum mengetahui informasi mengenai penangkapan Basri. Nona mengatakan belum menerima laporan resmi terkait penangkapan DPO tersebut.

“Saya belum dapat informasi dari penyidik. Kita tunggu ya,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menetapkan satu orang atas nama Basri Lewaimang sebagai daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus dugaan peredaran gelap narkotika di tempat hiburan malam (THM) di Kota Batam.

Nama Basri sendiri mencuat setelah penyidik menelusuri perannya di kelab malam HH Club Planet 3.0 PUB & KTV, Newton Club atau kerap disebut Planet 2.0 yang berada di kawasan Newton, Jodoh, Batam. Serta F1 Club yang berada di Planet Holiday Hotel.

Sementara itu, melalui keterangan tertulis yang diterima, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan Basri memiliki peran penting dalam jaringan peredaran narkotika di THM Planet Batam.

Bareskrim mengungkapkan, peredaran ekstasi di THM Planet Batam diduga mencapai sekitar 40.000 butir setiap bulan.

“Jumlah tersebut bahkan berpotensi meningkat ketika tingkat kunjungan ke tempat hiburan malam tersebut mencapai kapasitas maksimal,” jelasnya. (Nando)