AlurNews.com – Cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat memanfaatkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 sebagai ajang menjaring petarung terbaik untuk memperkuat kontingen daerah pada kompetisi tingkat nasional.
Sebanyak 70 atlet dari enam kabupaten/kota mengikuti pertandingan yang mulai digelar Selasa (3/11/2026) pukul 09.00 WIB. Mereka bersaing dalam 14 nomor pertandingan, terdiri atas sembilan kelas tarung dan lima kelas seni gerak.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Tarung Derajat Kepri, Nur Yanto atau akrab disapa Cak Nur, mengatakan Porprov menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menentukan petarung yang layak masuk dalam pembinaan lanjutan.
Baca Juga: 35 Cabor Disiapkan untuk PORPROV Kepri 2026
“Melalui pertandingan ini tentu kita akan menyaring atlet-atlet terbaik dari para pemenang. Mereka nantinya akan mewakili Provinsi Kepulauan Riau untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi,” ujar Cak Nur, dikutip dari laman KONI Kepri.
Atlet yang terpilih nantinya tidak hanya menjalani peningkatan teknik dan fisik, tetapi juga penguatan mental serta spiritual. Persiapan tersebut dinilai penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di tingkat nasional.
Cak Nur mengatakan, Tarung Derajat Kepri telah beberapa kali membawa pulang medali perak dan perunggu dari berbagai kejuaraan nasional hingga PON. Capaian itu menjadi modal untuk meningkatkan prestasi, dengan medali emas sebagai target berikutnya.
“Alhamdulillah, selama mengikuti berbagai event, kita selalu mendapatkan medali perak dan perunggu. Harapan kita, dengan persiapan yang lebih matang, ke depan kita tidak lagi hanya berbicara perak, tetapi harus termotivasi untuk mendapatkan emas. Itu cita-cita dan harapan kita,” tegasnya.
Pembinaan Tarung Derajat di Kepri saat ini telah berjalan di Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, Kepulauan Anambas, dan Natuna. Cak Nur menyebut pengembangan olahraga bela diri asli Indonesia tersebut telah melalui berbagai dinamika selama sekitar 24 tahun kepemimpinannya di kepengurusan provinsi.
Meski masih menghadapi keterbatasan, ia menilai semangat kekeluargaan menjadi modal penting untuk menjaga pembinaan atlet di daerah. Lebih dari sekadar olahraga bela diri, Tarung Derajat juga diarahkan untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada para atlet.
Terkait peluang juara umum pada Porprov VI Kepri 2026, Cak Nur tidak ingin mengunggulkan daerah tertentu. Menurutnya, setiap atlet masih memiliki peluang yang sama untuk meraih hasil terbaik.
“Saya rasa kurang elok kalau kita memprediksi siapa yang akan menjadi juara umum, karena pertandingan masih berlangsung. Semua petarung memiliki kesempatan yang sama. Saya berharap mereka berjuang ekstra untuk meraih prestasi terbaik,” kata dia. (red)

















