Fokus Mengambil HP, Pengemudi Mobil di Batam Lindas Mahasiswi Hingga Tewas

Tangkapan layar CCtV kasus kecelakaan lalu lintas Hyundai Santa Fe nopol BP 1618 IJ tabrak pengendara sepeda motor Honda Beat di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Jumat (23/10/2026). (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Dikarenakan fokus mengambil handphone saat berkendara, WA pengemudi Hyundai Santa Fe bernomor polisi BP 1618 IJ mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang berujung kematian Sepriani Wirda Nengsih, seorang mahasiswi Politeknik Negeri Padang di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (23/10/2026).

Berdasarkan rekaman CCTV yang kini viral di media sosial, kecelakaan diketahui terjadi sekitar pukul 17.07 WIB. Video berawal saat korban yang dibonceng dengan menggunakan Honda Beat bernomor polisi BM 3972 ABZ, terlihat keluar dari arah kawasan konstruksi PT Puri Global Sukses.

Dalam rekaman tersebut, terlihat korban dan rekannya berkendara dengan pelan hingga mobil yang dikendarai WA tiba-tiba tampak oleng, dan langsung menyeruduk motor yang ditumpangi korban. Ironisnya, pengendara mobil terlihat enggan berhenti dan melindas korban yang sudah terjatuh di aspal dan menyeretnya hingga 30 meter sebelum dihentikan oleh pengendara lainnya.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo menjelaskan sepeda motor tersebut dikendarai RGW dengan Sepriani sebagai penumpang. Keduanya baru keluar dari kawasan konstruksi PT Puri Global Sukses dan hendak menuju tempat kos.

Saat sepeda motor memasuki jalan utama, mobil Hyundai Santa Fe yang dikemudikan WA melaju dari arah Bundaran Pasir Putih menuju Bundaran Ocarina.

Menurut Afiditya, pengemudi mobil diduga tidak fokus karena hendak mengambil telepon genggam yang berada di dasbor kendaraan.

“Pada saat sebelum kejadian, pengemudi hendak mengambil handphone miliknya yang berada di dasbor mobil sehingga tidak fokus dan menabrak dari arah belakang sepeda motor,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (24/10/2026) siang.

Benturan tersebut membuat pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh. Namun, mobil tetap melaju hingga Sepriani terlindas dan terseret sekitar 30 meter.

Sejumlah warga dan pengendara yang melihat kejadian itu kemudian mengejar mobil untuk menghentikan pengemudinya.

Akibat kecelakaan tersebut, Sepriani meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit. Sementara RGW mengalami luka berat dan harus mendapatkan penanganan medis.

“Pengemudi Hyundai Santa Fe sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. (Nando)