Layanan Imigrasi Hadir Lebih Dekat, 28 WNA Manfaatkan ULTIMA I’M SEZ di Tanjung Sauh

Layanan Imigrasi Hadir Lebih Dekat, 28 WNA Manfaatkan ULTIMA I'M SEZ di Tanjung Sauh
Alurnews.com, Batam — Pelayanan keimigrasian bagi warga negara asing (WNA) yang beraktivitas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh kini mulai didekatkan ke kawasan industri. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melakukan uji coba layanan ULTIMA I’M SEZ di Hotel Wyndham Panbil Batam, Kamis (30/7/2026).
Dalam uji coba perdana tersebut, sebanyak 28 permohonan layanan keimigrasian diterima petugas Seksi Izin Tinggal. Puluhan permohonan itu menunjukkan kebutuhan terhadap layanan keimigrasian yang mudah dijangkau, khususnya bagi perusahaan dan tenaga kerja asing yang beraktivitas di kawasan strategis tersebut.
Dari total permohonan, sebanyak 20 merupakan perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) dengan sponsor PT Helios Power Technology. Sementara delapan permohonan lainnya berupa alih status dari ITK menjadi Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dengan sponsor PT Junda Perusahaan Konstruksi.
ULTIMA I’M SEZ merupakan layanan Unit Layanan Izin Tinggal dan Informasi Keimigrasian yang dirancang untuk memperluas akses masyarakat dan pelaku usaha terhadap layanan, konsultasi, serta informasi keimigrasian.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra mengatakan kehadiran layanan tersebut merupakan langkah untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha dan investor di kawasan strategis nasional.
“Sebagai salah satu kawasan strategis nasional, KEK Tanjung Sauh memerlukan layanan keimigrasian yang cepat, mudah, dan adaptif,” ujar Wahyu, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, kehadiran ULTIMA I’M SEZ diharapkan memberikan nilai tambah bagi perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing sesuai ketentuan, sekaligus mendukung percepatan investasi melalui layanan publik yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Uji coba ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Kantor Imigrasi Batam untuk mengubah pola pelayanan dari sekadar menunggu masyarakat datang ke kantor menjadi layanan yang lebih dekat dengan lokasi aktivitas ekonomi.
Dengan layanan yang ditempatkan lebih dekat ke kawasan usaha, proses konsultasi maupun pengurusan dokumen keimigrasian diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Langkah tersebut juga dinilai dapat membantu perusahaan memenuhi kewajiban keimigrasian bagi tenaga kerja asing secara tepat waktu.
Kehadiran ULTIMA I’M SEZ juga menjadi implementasi arahan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengenai peningkatan inovasi dan kualitas pelayanan publik yang sejalan dengan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”.