Kelakuan Remaja Singapura Menuai Kecaman, Camping Pakai Ritual di Toilet

Setelah kejadian ini mengemuka di media sosial, beberapa mahasiswa dari politeknik pun menimpali pengalaman serupa di mana mereka berbagi ketidaknyamanan dengan kegiatan kemah yang dilakukan di berbagai kesempatan.

Baca: Ex-officio Berakhir, Jabatan Kepala BP Batam “Bodongkah” ?

Baca: Tak Kantongi Izin, Polisi Bubarkan Paksa Kegiatan PMFN di Welcome To Batam

Baca: Dit Reskrimum Polda Kepri Berhasil Ungkap Kasus Persetubuhan Terhadap Anak Dibawah Umur

Tak lama setelah klip itu muncul di media sosial, seseorang mengidentifikasi dirinya sebagai salah satu pasangan yang kencing itu, mengatakan dalam Instagram Story bahwa dia ingin membereskan semuanya.

“Saya melihat hal-hal seperti mereka menindas [saya]? Nah bro, saya keren dengan itu, hanya kesenangan yang tidak ada artinya bagi saya!”

Orang-orang tidak mendapatkan gambaran utuh tentang apa yang terjadi, katanya.

Ia juga meminta netizen untuk berhenti menyebarkan video di media sosial.

Akun Instagram-nya tampaknya dinonaktifkan pada saat penulisan.

Siswa lain dalam video tersebut dikatakan juga telah menonaktifkan akun media sosial mereka setelah netizen mengidentifikasi mereka dan menekan mereka untuk mendapatkan jawaban.

Polisi mengatakan mereka menyelidiki insiden itu setelah menerima laporan pada hari Senin pukul 21.50.

Politeknik Ngee Ann menanggapi salah satu postingan Instagram, mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki insiden tersebut.(*)