Bupati Karimun Jamin Pasokan BBM Pulau Terluar, Kebut Pembangunan SPBU Satu Harga

Bupati Karimun Iskandarsyah rapat bersama Forkopimda di Kantor Bupati Karimun. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Pemerintah daerah terus bergerak mencari solusi konkret terkait kendala distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah pulau-pulau terluar di Kabupaten Karimun.

Selain memastikan kelancaran distribusi jangka pendek, Pemkab Karimun kini tengah mengawal dan mempercepat pembangunan fasilitas SPBU BBM Satu Harga sebagai solusi permanen bagi masyarakat kepulauan atau hinterland.

Menyusul penutupan microsite milik Pertamina yang berdampak pada suplai BBM ke pulau-pulau, Bupati Iskandarsyah langsung menggelar rapat koordinasi strategis bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, para camat, serta perwakilan PT Pertamina.

Iskandarsyah menegaskan perlunya perlakuan khusus bagi wilayahnya. Ia meminta adanya kemudahan atau diskresi dari BPH Migas terkait penerapan Peraturan BPH Migas Nomor 1 Tahun 2024.

“Kita tahu bahwa kondisi geografis Karimun sangat berbeda dengan daerah lain. Karimun adalah daerah kepulauan, berbatasan langsung dengan negara tetangga, dan merupakan wilayah terluar,” tegas dia, Selasa (22/9/2026).

Untuk mencegah gejolak, Bupati meminta agar kebijakan penyaluran BBM ke wilayah pulau-pulau tetap dapat berjalan normal, setidaknya pada masa transisi hingga akhir Desember 2026.

Dirinya juga menyoroti pentingnya keadilan energi bagi masyarakat di luar Pulau Karimun Besar. Ia menyadari bahwa selama ini masyarakat di pulau-pulau harus memikul beban berat berupa ongkos transportasi laut hanya untuk menyeberang dan membeli BBM ke Pulau Karimun Besar.

“Memang saat ini sedang dibangun SPBU BBM Satu Harga, tujuannya murni untuk membantu masyarakat kita. Dengan beroperasinya fasilitas ini, tidak ada lagi disparitas harga, dan masyarakat di pulau tidak perlu lagi jauh-jauh menyeberang serta mengeluarkan ongkos ekstra,” jelas Iskandarsyah.

Upaya dan visi strategis Pemkab Karimun ini sejalan dengan komitmen PT Pertamina. Pihak Pertamina menyatakan bahwa fokus utama mereka adalah memastikan BBM terdistribusi ke masyarakat guna menjaga ketahanan energi.

Selain itu, Pertamina turut menyatakan dukungannya untuk terus mendorong percepatan pembangunan fasilitas BBM Satu Harga dan SPBU reguler guna menunjang kebutuhan energi di seluruh wilayah Kabupaten Karimun, dari Karimun Besar hingga ke pulau-pulau. (Andre)